RAIH KEMULIAAN DENGAN CINTA AL-QUR’AN BERSAMA SYEIKH ALI JABER

Jazmina Shofiya
Karya Jazmina Shofiya Kategori Agama
dipublikasikan 27 Agustus 2016
RAIH KEMULIAAN DENGAN CINTA AL-QUR’AN BERSAMA SYEIKH ALI JABER

Ahad, 22 Mei 2016

            Alhamdulillah, segala Puji bagi Allah SWT. Yang telah memberikan kesempatan berharga untuk bisa menghadiri acara mulia dan InsyaAllah berkah ini; acara yang diselenggarakan YDSF (Yayasan Dana Sosial al-Falah) Malang pada hari Ahad, 22 Mei 2016, dengan tema “Raih Kemuliaan dengan Cinta al-Qur’an”. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati milad YDSF ke 7 dan mendatangkan Syeikh Ali Jaber.

            Pada catatan ini, saya ingin mencoba membagi apa yang telah disampaikan Syeikh Ali Jaber dalam tausiyahnya, hingga kebaikan-kebaikan bisa menular dan kemanfaatan ilmu akan terus mengalir sepanjang waktu.

            Sesuai dengan tema acara; “Raih Kemuliaan dengan Cinta al-Qur’an” beliau menyampaikan bahwa seseorang yang semakin dekat dengan al-Qur’an maka ia pun akan semakin mulia di sisi Allah. Al-Qur’an akan memberikan kemuliaannya bagi orang-orang yang mencintainya, bagi orang-orang yang menjadikannya kekasih dan sahabat dekat. Karena sesungguhnya al-Qur’an ialah Kalam Tuhan bukan kalam manusia. Tak ada keraguan di dalamnya dan ia terjaga dari kesalahan-kesalahan karena Allah sendirilah yang menjaga kitab suci ini. Ia merupakan kitab yang terpelihara sebagaimana firman Allah SWT. Dalam surat Al-Hijr ayat 9 di dalam al-Qur’an itu sendiri ;

$¯RÎ) ß`øtwU $uZø9¨?tR t?ø.Ïe%!$# $¯RÎ)ur ¼çms9 tbqÝàÏÿ»ptm: ÇÒÈ

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (al-Hijr: 9)

            Dan sesungguhnya tak ada bahasa yang bisa menerjemahkan al-Qur’an dengan seindah-indahnya makna kecuali bahasa Arab itu sendiri. Maka, tak salah jika karena membacanya kemuliaanpun ikut menganggunkan dan mengindahkan akhlaq dan perilaku bagi sahabat-sahabatnya (yang senantiasa mencintai al-Qur’an).

            Mencintai al-Qur’an adalah salah satu sifat seseorang itu beriman sebagaimana yang difirmankan Allah SWT. Dalam surat al-Anfal. Di surat ini tertulis bahwasanya orang-orang beriman itu ialah;

  1. Ketika ia mendengar nama Allah, diingatkan untuk selalu mengingatNya dan untuk terus bertaqwa kepadaNya,  maka bergetarlah hatinya.
  2. Ketika membaca atau mendengar Kalam Allah (al-Qur’an), bertambah rasa imannya.
  3. Bertawakkal kepada Allah SWT., senantiasa berbaik sangka kepadaNya dan tak pernah putus asa. Bagi mereka, jika rizki masih ada, maka umur akan tetap ada. Seorang hamba tak boleh mati jika belum habis rizki seseorang. Dan kemanapun langkah kaki seorang hamba menjejak, maka rizki akan selalu menyertai.

Agar Nikmatnya Membaca al-Qur’an Terasa

Ketika membaca al-Qur’an, maka perhatikanlah bahwasanya al-Qur’an adalah Kalam Allah, bukan kalam manusia. Nasehat atau apapun yang terdapat di dalamnya di tujukan kepada diri kita sendiri. Allah telah memeberimu pesan, maka dengarkanlah baik-baik. Hayatilah...! bermuhasabahlah dengannya...

Bacalah dengan suara merdu dan indah.  Karena betapa banyak kenikmatan-kenikmatan yang dijanjikan Allah sebab mulianya al-Qur’an.

“Barang siapa yang membaca surat al-Ikhlas setiap malam dan siang 10 kali, maka akan ada rumah untuknya di syurga.”[1]

Dan berusahalah untuk mengutamakan sholat dimanapun dan bagaimanapun keadaannya.

Tips Menghafal al-Qur’an

  1. Salah satu waktu efektif menghafal adalah saat sepertiga malam sebelum subuh. Usahakan menghafal di waktu itu. Karena saat itu masih terasa tenang dan ayat yang di baca dan dihafalkan akan terasa lebih terkesan.
  2. Menghafal sebelum tidur; peganglah al-Qur’an dan baca ayat atau surat yang ingin dihafalkan, cermati baik-baik dan dengarkan murottalnya.
  3. Setiap ayat atau surat yang telah dihafalkan praktekkan dengan membacanya ketika sholat-sholat sunnah yang dilakukan.

Di akhir tausiyahnya, Syeikh Ali Jabir berpesan untuk membaca tasbih 33 kali, tahmid 33 kali dan takbir 34 kali menjelang tidur setelah membaca doa sebelum tidur. Semoga Allah senantiasa mengirimkan malaikat-malaikatNya untuk melindungi kita dan semoga kita menjadi pribadi yang sholeh dan tetap dalam Ridho Allah SWT.

Kurang lebih begitulah yang Syeikh Ali Jaber haturkan dalam tausiyahnya di minggu pagi itu. Indah sekali bisa berkumpul dengan majlis-majlis ilmu seperti ini. Maka nikmat Allah manakah yang engkau dustakan...?

 

~Jazmina Shofiya~

“Semoga bermanfaat...” ^_^

 

 

 

[1] (HR: Imam Ahmad & Imam Adarimi.)Diriwayatkan pula dari Ali bin Abi Talib, katanya,Rasululllah SAW bersabda: “Sesiapa yang membaca surah al-Ikhlas 10 kali selepas solat Subuh,maka ia tidak akan tergelincir sekalipun syaitan memperdayanya dengan sungguh-sungguh.”

  • view 350