Abstraknya Keterpautan Hati

Shofia Trianing Indarti
Karya Shofia Trianing Indarti Kategori Motivasi
dipublikasikan 26 Maret 2016
Abstraknya Keterpautan Hati

Seandainya bisa memilih, mungkin kita akan memilih di kelilingi oleh orang-orang yang sesuai dengan kehendak hati kita. Ternyata tidak selamanya orang-orang terdekat ternyata benar-benar dekat. Suatu hari mungkin Anda tidak lagi merasakan kenyamanan dengan orang yang Anda anggap dekat, sebaliknya Anda merasa nyaman dengan seseorang yang baru saja dikenal.?
Lamanya pertemuan ternyata tidak dapat menjadi tolok ukur kenyamanan antar invidu. Begitu pula dengan jarak dan kekerabatan ternyata tidak lagi mampu menjamin hati saling terikat. Keterikatan hati seringkali diupayakan oleh seseorang, entah itu untuk tujuan menjalin persahabatan, persaudaraan, atau bahkan untuk menggaet sang calon pujaan hati. Tetapi, meski telah mengerahkan seribu cara, nyatanya tak selamanya upaya kita untuk menjalin ikatan hati dengan seseorang itu berhasil. Seringkali usaha yang begitu keras hanya untuk sekedar mengikat hati seseorang harus pupus di tengah jalan sehingga membuat kita gundah gulana. Dari sinilah, harus kita sadari bahwa sesungguhnya hati hanyalah milik Tuhan. Pengupayaan seperti apapun tidak akan berhasil jikalau memang Tuhan tak merestuinya.
Oh ya, pernakah Anda sesekali mengamati keterpautan hati dua insan yang dapat Anda katakan berbeda jauh. Misalnya, sepasang kekasih atau suami istri yang satu pintar yang satu bodoh atau yang satu bermuka ganteng atau cantik sedangkan pasangannya memiliki fisik yang jauh berbeda? Mungkin dalam benak kita akan terbesit rasa penasaran, "Kok bisa, ya mereka bersama?". Ternyata inilah bukti kekuasaan Tuhan.?
Siapapun dari Anda hanya bertugas untuk berusaha menjadi orang yang lebih baik, karena keterpautan hati sekali lagi tak akan pernah kita ketahui. Barangkali ini juga masalah selera, seperti saat kita menyantap makanan, bagi orang yang menyukai daging ayam maka makanan paling lezat adalah daging ayam, sedangkan bagi orang yang tidak menyukai daging ayam, tentu ia tak akan memilihnya. Untuk itulah, tak ada yang perlu dikhawatirkan masalah keterpautan hati, karena jika sudah merasa nyaman maka dengan sendirinya kedua hati akan saling terpaut.
Lantas, bagaimanakah jika kedua hati tak kunjung terpaut setelah sekian lama terupayakan? Sekali lagi, bahwa lama pertemuan tak menjamin muncul keterpautan, tetapi juga tidak ada salah untuk selalu diupayakan, karena barangkali keterpautan hati akan muncul dengan sendirinya meski musim demi musim telah berganti. Tidak ada yang perlu disedihkan karena upaya yang tak kunjung membuahkan hasil. Percayalah, ini hanya tentang selera yang tak pernah sekalipun dapat kita tebak. Maka berupayalah semampu Anda dan berdoa kepada Tuhan seraya memohon yang terbaik :)

  • view 135