Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Lainnya 16 Maret 2016   12:00 WIB
Kekuatan Bahasa

Saya yakin bahwa Anda semua pernah belajar bahasa, khususnya?bahasa asing. Untuk sampai pada tahap berbicara, maka salah satu hal yang tak boleh terlupakan adalah kosa kata. Semakin banyak kita mengetahui kosa kata, maka dengan mudah kita akan mengetahui cara menggunakannya. Nah, seringkali kita akan tersandung?oleh kata-kata asing yang tak ada dalam bahasa ibu kita ataupun sebaliknya. Misalnya, dalam bahasa Indonesia kita mengenal kata padi, beras, nasi, bubur, sedangkan dalam bahasa Inggris hanya ada rice. Begitupula dengan kata unta yang dalam bahasa Indonesia hanya terdapat satu leksikon, yaitu "unta', sedangkan dalam bahasa Arab dapat dinyatakan dengan kata?jamalun, ibilun, naqotun, ba'irun,?dsb.?

Perbedaan leksikon di setiap bahasa menandakan akan kekayaan masing-masing budaya yang dimiliki oleh pemilik bahasa. Sehingga sangat tidak bijak apabila ada sebuah bahasa yang dianggap lebih unggul dibanding dengan bahasa lainnya. Kesan berprestise dari sebuah bahasa memang tak terhindarkan. Kesan tersebut muncul bukan karena kerumitan tata bahasa ataupun seberapa besar jumlah kosa katanya, tetapi lebih pada kekuatan politik di balik pemilik?bahasa. Dalam hal ini, kita tentu mafhum mengapa bahasa Inggris lebih banyak dipelajari di berbagai negara karena peran masa lalunya yang banyak mengusai bangsa?lain, selain itu juga karena peran teknologinya yang telah menguasai dunia. Lantas bagaimanakah dengan nasib bahasa Indonesia? Bisakah bahasa Indonesia setenar bahasa Inggris? Peluang itu selalu ada dan tentu tidak lepas dari seberapa besar peran Indonesia di kancah internasional. Selamat berkarya untuk Indonesia :)

Karya : Shofia Trianing