Zahrah dalam Jannah

Shinta Siluet Hitam Putih
Karya Shinta Siluet Hitam Putih Kategori Puisi
dipublikasikan 20 Maret 2016
Zahrah dalam Jannah

Mereka, saya namakan Zahrah Senja...

Panutan bagi Kami, para Zahrah Dewasa...

Mereka menuntun kami, menasehati agar tak mudah dihinggapi kumbang yang tak punya akal

Zahrah Senja, kesenjaan mereka akan habis tertutup goresan warna emas pemanggil malam

Kulit mengeriput, tapi masih ribut

Kami disuruhnya ini dan itu, hingga kalut

Kami meng-iya-kan sambil cemberut

Sayangnya kami tidak menurut, membiarkan banyak kumbang hinggap sesuka moyangnya

Zahra Dewasa kini banyak yang layu, namun mereka tahu seperti apa bangkit dari masa lalu

?

Kami, saya namakan Zahra Dewasa...

Kami pelajaran bagi Kalian, Para Zahrah Muda...

Ketika kalian masih menangis meminta gadget terbaru

Mungkin kami sudah tahu susahnya hidup di masa kelabu

Jangan seperti kami, kami yang layu

Termakan rayu...

?

Kalian, saya namakan Zahrah Muda...

Calon-calon penghuni Jannah

Penuntun Mereka dan Kami di hari tua

Jangan pernah layu, Jangan pernah sayu

Ingat kata mereka, Jangan biarkan kumbang hinggap bila tak ingin tinggal

Bila hanya ingin singgah sebentar, berpura-puralah menjadi kuncup

?

Semoga Mereka, Kami, dan Kalian bisa menjadi "ZAHRAH DALAM JANNAH", Aamiin...

  • view 111