Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 16 Maret 2016   11:51 WIB
Ku, Mu, dan Kita

Dulu ketika belum menimbang-nimbang dosa

Meninggalkan dan ditinggalkan oleh mereka adalah perkara mudah

Hanya butuh 3 hari untuk menangis bombay dan 7 hari untuk melupakan kenangan diawang-awang

?

Dulu ketika belum menimbang-nimbang dosa

Khianat dan Khianati yang dilakukan adalah masalah biasa

Hanya butuh luapkan amarah dan bilang 'aku marah'

?

Tapi tidak kali ini

Aku sadar harus meninggalkan yang harus ditinggalkan

Setelah beberapa hari saling lempar perhatian

Aku takut menyapa, bahkan untuk sekedar tanya "apakah hari ini berkah?"

Bukan karena aku benci, aku sadar takut dosa

?

Tapi tidak kali ini

Aku sadar langkah ku, mu, dan kita sudah jauh

Setelah beberapa hari mendengar kisah-kisah heroikmu

Aku takut memuji, bahkan untuk sekedar merespon "sungguh kamu lelaki yang hebat!"

bukan karena aku benci, aku sadar perasaan mudah terbawa

?

Aku mencintaimu, tapi putuskan untuk menjauh

Kenapa?

Karena, aku mencoba mencegah agar kamu tak juga dosa

?

Aku mencintaimu, tapi putuskan untuk sudah

Kenapa?

Karena, aku mencinta lewat doa

?

Biarkan, Allah menjadi Sutradara ku, mu, dan kita

Dia yang Empunya Kuasa

Bila memang dekat, Dia akan menjadikan kita aktor Protagonis

Dan setan jadi aktor Antagonis yang harus dienyahkan lewat doa berirama

?

Bila memang harus jauh, jauh dari segala-galanya tentang rasa

Dia akan tempatkan kita dengan orang yang berbeda

Aku di sebelah dia (lelaki) dan Kamu di sebelah dia (wanita)

Menjemput 'Jannah' ku, mu, dan kita masing-masing

?

Karya : Shinta Siluet Hitam Putih