Kripik Pedas : Level 1

Shinta Siluet Hitam Putih
Karya Shinta Siluet Hitam Putih Kategori Puisi
dipublikasikan 27 April 2016
Kripik Pedas : Level 1

Beberapa orang berjejer

Pasrah difoto para pewarta

Ada yang tersenyum

Ada pula yang tertunduk malu

 

Ladang kita memang lebih hijau dari milik tetangga

Ladang Pancasila namanya

Mudahnya mereka masuk, mencari penghidupan alasannya

Tanpa ada izin, tanpa ada visa

 

Ketika ditanya si birokrat menjawab, “ini salahnya itu…”

Tanya lagi ke birokrat lain, “itu salahnya ini…”

Ditanya lagi, jawabnya “ini kecolongan…”

Kecolongan kok terus-terusan?

 

“Ini perwujudan MEA…” katanya membela diri

“Hanya beberapa bulan saja, setelah itu mereka akan angkat kaki…” disusul alibi selanjutnya

Alih – alih membela diri, mereka pura-pura galak

Akan menindak tegas

 

MEA, Masyarakat Ekonomi Asean

Harusnya berada di kawasan ekonomi yang kompetitif

Harusnya pembangunan ekonomi wilayahnya merata

Harusnya sudah berintergrasi terhadap ekonomi global

Harusnya sudah jadi pasar produksi tunggal

 

Kalau ladang kita seperti itu, masukkan berjuta-juta orang asing tidak jadi masalah

Semestinya…

Kalau ladang kita seperti itu, tidak banyak pengangguran di pinggiran jalan

Semestinya…

 

Masihkah negara tidak percaya akan SDM-nya sendiri?

Masihkah negara skeptis dengan kinerja SDM-nya sendiri?

Sampai harus orang dari negara tetangga mencuri hak penghidupan rakyat yang memang butuh pekerjaan

Entah itu pekerja konstruksi, tukang kayu, atau tukang bor minyak di pulau seberang

Yaa...Ladang Pancasila, namanya...

 

-siluethitamputih-

Di bawah Plengkung Gading Yogyakarta, 2016

 

NB : Berharap dibaca sama mas ini , tapi jangan sampai dikomen mas ini


  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Puisi esai eh, Mimi...? ^_

    • Lihat 6 Respon

  • Anis 
    Anis 
    1 tahun yang lalu.
    jangan sampai dikomen sama ....

    • Lihat 5 Respon

  • Silmi Kaffah
    Silmi Kaffah
    1 tahun yang lalu.
    numpang titip dulu, uangnya ketinggalan. ntar balik lagi kok.