Berlalu...

Shella Ayudya
Karya Shella Ayudya Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 15 April 2016
Berlalu...

Katamu aku baik? Katamu aku bijaksana? Katamu aku sosok perempuan yang dewasa?
Tapi ,mana? Toh kamu tetap memilihnya!!!
?
Hahaha ? Rasanya aku ingin tertawa menggelegar, atau justru menangis ditengah hutan belantara agar tak ada manusia lain yang mendengar?
?
Munafik!! Itu kata paling kejam yang pernah aku ucapkan, atau pecundang yang lebih pantas untuk kamu sandang?
?
Ternyata menjadi baik saja tak cukup, menjadi lembut tak membuat hatimu pun ikut takluk.
Katamu, dia bukan perempuan baik-baik, bukan perempuan yang layak untuk kamu pilih sebagai pendamping hidup dikemudian hari atau pun nanti.
Tapi nyatanya? Aku kamu tinggalkan juga karenanya ?
?
***
?
Aku tak pernah menjadi jahat sekalipun, tapi jika aku tau menjadi baik akan tetap rasakan perih sesakit ini, mungkin aku memilih untuk menghunusmu memakai belati.
Dia yang katamu untuk melihatnya saja kamu tak mau, masih tetap saja kamu layani untuk bertemu.
Aku yang katamu adalah perempuan sabar, masih saja tetap kamu biarkan menanti tanpa kabar.
?
***
Aku memang tak menangis karena ini didepanmu, tak pernah mengutuk ataupun memaki meski sakitnya sekejam mata pisau mencabik ulu hati.
?
Jika hadirnya bisa dengan mudah mengalahkan tulusku, merobohkan tembok pertahanan aku menggenggammu atau bahkan telah mampu membunuh rindu yang sempat kamu hadirkan beberapa waktu lalu.
?
Maka aku bukan melepas kebahagiaan, aku hanya melepaskan kesedihan yang telah lebih dulu Tuhan tunjukkan.
?
***
?
Dulu, kamu adalah doa yang selalu aku semogakan.
Namun berubah setelah aku tau Tuhan bukan menghadirkan penghancur, Tuhan hanya membelokkan jalanku ke arah yang seharusnya. Iya, tanpamu ?
?

  • view 190