Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Agama 16 April 2018   20:08 WIB
Ramadan: Please wait...

Gak kerasa ya, temen-temen, tau-tau di TV sudah ada iklan sirup Marjan! Iya, berarti bentar lagi mau puasa. Yeaaayy! Udah gak sabar nih, siapa yang excited juga? Hehe.

Tepat hari ini, bulan ramadan kurang 30 hari lagi, lho. Temen-temen udah mempersiapkan diri untuk bertemu bulan ramadan belum? Kalau sudah, Alhamdulillah, kalau belum, yuk bareng-bareng mempersiapkannya. Atau.. temen-temen masih bingung apa yang perlu dipersiapkan buat ramadan nanti? Eits, tenang, gak perlu khawatir. Disini aku mau maparin sedikit tentang apa aja yang perlu dipersiapkan.

Eh, tunggu dulu, kenapa sih perlu persiapan buat ramadan nanti?

Oke, jadi gini temen-temen, bulan Ramadan adalah bulan yang sangat mulia, sekaligus langka, karena hanya terjadi selama satu bulan saja dalam setahun. Pada bulan ini, terdapat banyak kebaikan (pahala) yang dilipat gandakan yang bisa kita peroleh jika kita mampu memanfaatkan waktu dengan hal-hal yang baik-baik, begitupun bahayanya (resiko) juga sebanding dengan kebaikan tersebut. Oleh karena itu, kita perlu berupaya menyiapkan diri kita dengan baik agar nantinya saat menghadapi bulan puasa kita sudah terbiasa dengan melakukan hal-hal yang baik; yaitu PDKT sama Allah.

Terus gimana caranya PDKT sama Allah?

Untuk persiapan bulan ramadan sekaligus PDKT sama Allah, kita harus melatih meningkatkan keimanan kita dengan cara-cara berikut ini:

  1. Latihan Puasa

Biar gak lemes, kita harus latihan puasa jauh-jauh hari, supaya saat bulan ramadan nanti fisik kita siap dan kuat karena sudah terbiasa.

Bisa tuh, kita latihan puasa mulai dari puasa Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, atau membayar hutang-hutang puasa bulan ramadan tahun lalu bagi yang belum lunas.

  1. Latihan Doa

Mulailah membiasakan diri untuk terus berdoa sama Allah. Gak perlu sungkan, Allah malah senang kok kalau hamba-Nya terus berdoa kepada-Nya. ;)

  1. Latihan Qiyamul Lail

Iya, salah satunya tahajjud! Set alarm mu buat tahajjud nanti malam, besok malam, besok malamnya lagi, besoknya lagi, besok-besoknya lagi, dan seterusnya. Jadikan kebiasaan layaknya kebutuhan kita. Kalau bisa jangan sampai absen. Kalau gak bisa bangun buat tahajjud, minta tolong dibangunin orang tua, saudara, temen, ibu kos, atau siapa terserah. Asal bukan doi, belum halal cuy, hehe.

Kalau kita terbiasa tahajjud hingga kita mampu menghayati kalimat “imaaman wa ihtisaban” (iman dan berharap pahala) InsyaaAllah kelak kita akan diampuni dosa-dosanya. Selain itu, doa-doa kita saat tahajjud akan diijabah oleh Allah.

  1. Latihan Menuntut Ilmu

Sebelum bulan ramadan tiba, alangkah baik kita tahu ilmunya terlebih dahulu, belajar fiqih shiyam, belajar Al-Qur’an, belajar beribadah dengan baik, dan belajar ilmu lain-lainnya. Biar saat ramadan tiba nanti dan seterusnya kita punya bekal yang baik agar ibadah kita lebih maksimal dan mantul (mantap betul), hehe.

  1. Latihan Memperbaiki Hati

Pasti kita gak pingin kan saat memasuki bulan ramadan, hati masih terbebani dosa selama 11 bulan? Nah, oleh sebab itu, hendaknya kita membersihkan hati dari dosa-dosa dan maksiat. Gimana caranya? Ini dia:

  1. Sholat taubat, memohon ampunan dari Allah dan berdoalah dengan khusyu’ agar Allah memperbaiki hati kita. Karena sesungguhnya hati ini berada di tangan-Nya.
  2. Memberikan hati kita nutrisi berupa ketaatan dan buang jauh-jauh racun kemaksiatan.
  3. Memperbanyak dzikir kepada Allah.
  1. Latihan shalat

Yak! Shalat juga perlu dilatih, men. Gak cuma shalat wajib saja, tapi shalat-shalat sunah yang lain juga perlu kita lakukan. Kita perlu latihan shalat yang khusyu’ dan sungguh-sungguh, latihan shalat tepat waktu, serta latihan shalat berjamaah. Secara istiqomah tentunya. Karena dengan shalat yang sungguh-sungguh, baik dan benar, kita dapat mengubah segala hal dalam hidup kita, InsyaaAllah.

  1. Latihan dakwah

Orang keren itu adalah orang yang dapat mengajak dan memotivasi saudaranya ke dalam kebaikan dan ketaatan, dengan cara yang baik. Dakwah itu bukan melulu soal kita yang memberikan ceramah kepada mereka, melainkan juga dengan sikap, perilaku, ucapan keteladanan kita. Jangan pernah lelah. Ubah mindset kita tentang lelah menjadi lillah (karena Allah), InsyaaAllah biar lebih berkah dakwahnya. :)

  1. Latihan Baca, Tadabbur, dan Mengamalkan Al-Qur’an

Ramadan adalah bulan Al Qur’an. Dahulu, malaikat Jibril selalu mendatangi Rasulullah saw. di setiap bulan ramadan untuk mengajarinya Al-Qur’an, sehingga ramadan adalah waktu yang benar-benar istimewa untuk tadarus Al-Qur’an. Maka jangan sampai nih kita di bulan ramadan nanti melewatkan membaca, mentadabburi, dan mengamalkan Al-Qur’an. Akan sangat disayangkan kalau kita gak memanfaatkan ramadan untuk bersama Al-Qur’an. Terlebih akan sangat bagus dan mendapatkan nilai plus plus kalau kita bisa tambah giat menghafalkan Al-Qur’an.

Jadi begitu kurang lebihnya, temen-temen, untuk mempersiapkan datangnya bulan ramadan nanti. Harapannya, kalau kita sudah banyak latihan, kita akan lebih siap dan dapat memaksimalkan ibadah di bulan langka ini. Karena langka, belum tentu tahun-tahun berikutnya kita bisa bertemu lagi dengan bulan ramadan kan? Berakhirnya umur, siapa yang tahu? Wallahu’alam.

Nah, setelah aku paparin cara-cara PDKT sama Allah, yuk bareng-bareng kita memanfaatan ramadan sebaik-baik mungkin. Kalau bisa, berkelanjutan ke bulan-bulan selanjutnya setelah bulan ramadan, ya. Semoga kita bisa istiqomah. Aamiin.

Oh iya, kalau temen-temen ada kritik atau saran mengenai tulisan-tulisan ku, sangat dengan senang hati aku mau menerimanya. Temen-temen bisa menyampaikan masukkan-masukkan maupun kritik secara langsung via chat wa, line, facebook, atau dm di instagram maupun di twitter. :)

Terima kasih.

---------------------------------------------------------------

Background from: https://www.pinterest.co.uk/pin/128493395588986115/

Karya : Sheila El Fira Raszad