Bisa karena Terbiasa

Shanty Agustriani
Karya Shanty Agustriani Kategori Lainnya
dipublikasikan 23 Mei 2016
Bisa karena Terbiasa

Hei, lama tak jumpa.

Tulisan kali ini, saya tulis untuk kita.

Ya, kita. Kita yang telah menghabiskan ribuan detik waktu di dunia untuk saling mencicipi berbagai rasa kehidupan.

Kita yang telah membuat sebuah kenangan dalam sejarah kehidupan.

Bukankah ini mengasikkan?

 

Kita bertemu lewat sebuah pertemuan.

Kita memulai obrolan dalam sebuah ruang dan waktu yang sudah ditentukan.

Dan kita berpisah di saat semua sudah habis.

Ya, kenangan kita habis. Bukankah ini sudah cukup panjang?

Kita sudah tak saling bertengkar dengan lelucon murahan,

Kita sudah tak saling merasa risih bila salah satu mulai mengganggu,

Ini sudah cukup panjang untuk sebuah kenangan.

Dan ini waktunya untuk kita berpisah.

Haha, saya tak terkejut dengan semua ini. Perpisahan sudah sering saya dan kalian semua alami.

Tapi, saya masih tak bisa menghilangkan rasa sakit ketika perpisahan dimulai,

Saya masih tak bisa menghentikan air mata saya ketika kita saling berpelukan untuk yang terakhir kalinya sebelum bertemu kembali,

Dan saya masih merasa pilu jika semua ini harus berakhir,

 

Bukankah, banyak orang berkata bahwa “Bisa karna terbiasa”?

Tapi mengapa untuk yang kali ini, saya tidak bisa padahal sudah seringkali berpisah?

Lalu, apakah jika saya terbiasa,

Maka semua akan kembali,

Seperti semula dan kita kembali berkumpul bersama?