Loranthus pada Beringin

Shanti Agustiani
Karya Shanti Agustiani Kategori Puisi
dipublikasikan 20 Januari 2017
Loranthus pada Beringin

LORANTHUS PADA BERINGIN

 

Aku mengenalnya semenjak ia masih setitik benih yang menempel pada bunda beringin tua. Memohon agar bunda terus memeliharanya hingga dewasa. Aku kesal pada benih manja itu, tetap saja ia kuberi nama Loranthus.

Ketika datang musim gugur, bunda beringin rontok sulur-sulur rambut daunnya. Kubawakan gunting untuk memotong daun kering sekaligus menghabisi Loranthus yang semakin manja. Terus menetek aliran nutrisi bunda meski t'lah dewasa. "Bikin malu saja kau asing!"

Bunda beringin menghardik kemauanku,"Biarkanlah ia, tak ada yang asing yang pernah diciptakan Tuhan ke bumi ini. Tak ada yang salah pada cipta-Nya meski Loranthus menghabiskan hidupku. Paling tidak aku t'lah bermanfaat buat hidupnya!"

Aku merunduk malu. Tak ada yang asing dan salah dalam cipta-Nya. Aku berucap maaf pada Loranthus atas niat jahatku padanya. Loranthus menjawab, "Ambillah sebagian daunku untuk mengobati kanker di tenggorokanmu. Paling tidak aku bisa bermanfaat bagi kehidupanmu!"

Tenggarong, 20 Januari 2017

#puisiprosais

 

 

 

  • view 95