Swarga Nunut Neraka Katut

Swarga Nunut Neraka Katut

Shanti Agustiani
Karya Shanti Agustiani Kategori Puisi
dipublikasikan 17 Januari 2017
Swarga Nunut Neraka Katut

SWARGA NUNUT NERAKA KATUT

 

Aku masih menyenduki segenggam nasi oseng pare
Ketika kau susun pembatas meja makanmu sendiri
Makanmu dua paha ayam dan sebakul nasi pulen organik beserta hoax cabe
Ditambah gerutu harga mahal untuk sepiring kemewahan setiap hari

Ah ... mending bungkam di batas helat kartu domino yang kau susun semalam
Khidmat mencecap sisa-sisa sambal pare
Ada pahit yang harus kutelan habis tak bersisa
Kujilati hingga piring putih licin tanpa noda

Sesekali aku bersyukur
Dan kau berteriak tak suka
Sesekali aku menghibur
Dan kau bilang aku bermuka dua

Aku lelah dan tertidur
Di antara alunan gending jawa
Kau bilang aku mendengkur
Lantas kau tebas leherku hingga menganga

Aku pamit mundur menuju surga
Katamu tak bisa ....
T'lah kau kapling tanah nirwana

Baiklah ... aku gentayang antara ada dan tiada
Terjebak dalam labirin stigma yang kau cipta
Suatu saat jika teriakmu cukup lebar
Aku akan menyusup ke rongga mulutmu
Melanjutkan dengkur dalam jasad renikmu
Siapa tahu aku bisa menumpang kaplingmu di surga
Atau turut serta menjadi bara hitam neraka

Aku toh ... si swarga nunut neraka katut

Tenggarong, 16 Januari 2017

 

Sumber Gambar

Di sini