Kekasih Pergi Tak Sendiri

Shanti Agustiani
Karya Shanti Agustiani Kategori Puisi
dipublikasikan 30 Desember 2016
Kekasih Pergi Tak Sendiri

Kekasih Pergi Tak Sendiri

 

Gerimis
Langit gelap gulita pekat
Keranda baru diletakkan
Menggigil tubuh tersapa kilat
Kekasih menetap di sisi berupa jasad

Dulu ia pernah datang padaku
Bercengkerama pada sulur ringinku
Menghimpun dedaunan yang rontok kering
Diterpa semusim kemarau garing

Erat ia memeluk tubuhku
Hangat serat rembas air mata
Katanya ibunya hilang ingatan
Ayahnya pergi dengan perawan
Tinggal ia seorang
Mengetuk hati kayu untuk menyayang

Kini ia datang lagi
Tanpa kata untuk sekedar bercanda
Tubuhnya terluka
Korban tertabrak kendara ayahnya

Sang ayah datang melayat
Menurunkan jenazah ke liang lahat
Sesal sang ayah tiada berguna
Kata maaf terhambur sia-sia
Dijawab langit pekat
Disapa kilat
Yang menyambar sangat cepat

Sang ayah tumbang
Tanpa sempat merunduk taubat
Jatuh ke liang yang masih menganga
Memekik pelayat dalam histeria
Allahu Akbar! Allahu Akbar!

Hari ini kekasihku pergi
Tak jadi sendiri
Tamat bersama riwayat ayah yang dicari
Rimbun ringinku pun setia menemani

  • view 206