Ahok Simalakama yang Terang Benderang

Ahok Simalakama yang Terang Benderang

Shanti Agustiani
Karya Shanti Agustiani Kategori Puisi
dipublikasikan 19 November 2016
Ahok Simalakama yang Terang Benderang

AHOK SIMALAKAMA YANG TERANG BENDERANG

 

A hok

H abis sudah kata-kata

O mongan orang tiada berhujung

K iriman puja dan hujat  silih berganti

 

S ebar isue sikut sana-sini

I ntrik politik bercampur aduk sentimen agama

M endadak tenar namamu di seantero dunia

A da yang mencibir banyak pula yang memuja

L ambat laun ku menyellidiki hidupmu

A ku bukan penduduk DKI tetapi aku memilihmu

K arena logika dan hati ini bicara

A mbisimu bukan harta

M aslahat programmu bukan muslihat

A marahmu hanya kepada si pemalas yang korup

 

Y akinkan kami ini yang mempercayai hati

A manah rakyat ‘kan kau jaga sampai mati

N doro Gus Dur pun berkata kau punya nyali

G usti Allah pasti punya kehendak terbaik toek DKI

 

T episkanlah mereka yang memfitnahmu

E nyahkan ragumu memimpin DKI

R akyat yang cermat tak akan terhasut

A jakan dan kalimat yang memprovokasi

N yata kerjamu sudah terbukti

G aung karyamu membuat yang lain iri

 

B olehkah kita menyerangnya sedemikian hina?

E nggan bermufakat main dorong dan himpit saja?

N yatanya ia telah berulang kali meminta maaf

D engan pongah sebagian dari kita memintanya dihukum

E ntah argumen apa pun tak mau terima

R acuni ummat dengan kalimat kafir dan nista

A zas praduga tak bersalah dilabrak begitu saja

N ista… senista-nistanya adalah mulut kita sendiri yang rajin menghujat

G agal … segagal-gagalnya adalah diri kita sendiri yang tak mampu menggiring nafsu keji