CINTA PERTAMAKU

Shanti Agustiani
Karya Shanti Agustiani Kategori Puisi
dipublikasikan 18 Juli 2016
CINTA PERTAMAKU

CINTA PERTAMAKU

 

Kukira…Hadiah ulang tahun ke 17 yang paling indah itu…

Adalah pandang matamu

Genggam tanganmu yang mulai erat

Senyum mautmu yang terus memikat

Hadiah ulang tahun paling dirindukan untuk lepas remajaku

Melewati masa childish-ku

Yang masih sering kumat di saat hatiku terasa sesak

Benarkah aku sudah harus dewasa?

Benarkah aku harus menuruti kata cinta pertama?

Mengiyakan ketika engkau mengajakku kencan di malam buta?

Pergi berduaan naik motor berpeluk erat?

Di antara bimbangku, kedip mata mama memberi isyarat

Bahwa ia tak hendak membiarkan gadisnya mengembara

Mengikuti naluri yang mulai binal, masa penuh coba-coba

 

“Itu bukan cinta pertamamu” kata mama lembut padaku

Mama mempelihatkan potret masa lalu

Di mana pandang mataku penuh binar

Di saat jejak kakiku melangkah bersemangat

Meski terjegal dan sempat terjungkal

Namun terus bangkit lagi tertawa menggapainya

 

“Itulah cinta pertamamu”

Itu adalah dua tahun pertamaku ketika aku mulai lancar berjalan dan berlari

Merebut lambaian papa dan mama yang tertawa di seberang sana

Membiarkanku terus berusaha untuk menggapai mereka

Cinta yang sangat indah tak tergantikan

Oleh wajah gagah senyum menawan

Yang mengajak berduaan sms tadi malam

 

Aku mulai sadar diri

Cinta apa pun itu antara kau dan aku

Tak kan mungkin melangkahi nesehat cinta pertamaku

Peletak fondasi kokohnya pribadi, menuju kedewasaaan sejati


  • Shanti Agustiani
    Shanti Agustiani
    1 tahun yang lalu.
    Agus Geisha remaja kadaluarsa kali ya...hehe..

  • agus geisha
    agus geisha
    1 tahun yang lalu.
    sebagai remaja yang sedang mulai jatuh cinta, saya terkecoh oleh puisi ini...

  • Fitri Fauziah Ahmaru
    Fitri Fauziah Ahmaru
    1 tahun yang lalu.
    masyaAllah. sangat sarat akan makna
    hal yang sama yang saat ini saya rasakan dan tentu dirasakan pula oleh remaja yang lainnya . kebimbangan. antara menjaga mata sayu orangtua atau menjaga mata sendu diri sendiri. semangat berkarya.