"Letih? Beristirahatlah, kemudian lanjutkan"

Zenobia Lamos
Karya Zenobia Lamos Kategori Motivasi
dipublikasikan 12 Maret 2016

Sudah berapa jauhkah kita melangkah? akankah perputaran waktu
akan membayarnya?
Pasti. Namun entah kapan.
Tangis kepedihan, sudah pasti pernah kita rasakan.
Berjuang yang terabaikan pasti pernah kita lalui.
Sakit tuk berdiri. Mungkin seringkali kita abaikan.
Hinaan. Cacian. Gunjingan, bukan lagi menjadi hal yang rancu
untuk kita dengarkan...

Tak ada satupun manusia yang ingin merasakan
terbelenggu dalam kesulitan hidup.
Tetapi tidak semua manusia yang memahami
betapa indahnya arti dari kekurangan itu.
Miskin apakah memalukan? tentu saja tidak.
karena baik miskin atau kaya. Akan menjadi
perkara yang memalukan, ketika tak mampu di imbangi
dengan kerendahan hati.

Sombong hanyalah bibit awal dari sebuah kehancuran.
bukan untuk menjadi sesuatu arti untuk di banggakan.

Tampang atau fisik. Seringkali menjadi bahan acuan
dalam kepercayaan diri.
Sebenarnya, memiliki paras yang indah
atau sederhana itu adakah kelebihannya?
mudah mendapatkan cinta? belum tentu. cinta sejati
adalah tentang perjuangan bukan tampang
banjir akan pujian? memang, hanya pujian.
bukan kebahagiaan.
banyak teman? banyak gebetan? banyak fans?

Percayalah semua itu akan runtuh secara instant.
Tanpa memiliki budi pekerti yang baik, Ia hanyalah sebuah
tontonan yang tak ada harganya...

Masih berusaha keras namun hasilnya masih tak pasti?
tidak usah bersedih akan hal ini. Karena sebuah kepastian
hanya akan kita temui dari banyaknya aksi yang harus kita lakukan.
Mengeluh itu wajar. Jengah pun manusiawi.
sebagaimana cinta yang harus gagal berkali-kali.
seperti itulah, kita mendapatkan makna yang tak hanya menjadi
pedoman hidup. Melainkan laksanakan dengan cara yang lebih
baik. Bukan menjadi lebih buruk.

Hidup mau tak mau adalah memberi dan menerima.
Memberikan hal yang baik. Belum tentu mendapatkan
balasan yang baik pula. Namun, sudah menjadi kepastian.
kebaikan itu akan kembali kepada kita, di suatu saat nanti.
ketika kita telah benar-benar memerlukannya...

Menangislah jika harus. Tetapi tersenyumlah setelahnya.
keindahan mu, adalah kebaikan mu. Dan senyuman mu.
adalah sketsa terindah yang pernah Tuhan lampirkan untuk mu.
teruntuk kita dan semua manusia di muka bumi ini...





Tabik.

?

?


Penulis:
Aghana V Idents.
gambar:
Source By Google.



  • view 128