antara bodoh dan bahagia

Setiawan Tri Hardiyanto
Karya Setiawan Tri Hardiyanto Kategori Lainnya
dipublikasikan 13 April 2016
antara bodoh dan bahagia

Tak ada yang harus ku lepaskan dari kenanganmu, tak ada yang ku elakkan dari semua pandangan kita, tak ada yang ku buang dari masalah kita, tak ada yang ku hempas dari takdir kita. Aku terlalu mengagumimu dari segala sisi, aku terlalu mencintaimu dari segala belahan, aku terlalu menyanyangimu dari segala bentuk yang ada pada dirimu, entah apa yang menarik darimu, aku pun tak sanggup menemukan itu, segala riset yang kujalani, segala percobaan yang ku lalui, dan segala hal tentang dirimu itu sangat sulit bagiku, aku tak mengerti tentang ini semua, cinta yang membuat begini, aku harus menyalahkannya !. karena dia aku harus merasa sakit jika tanpamu, aku harus marah padanya !, karena dia adalah sumber masalah hidupku terhadapmu, aku terlalu lengah akan hadirmu sehingga aku harus bergantung padamu, derita ini sangat aku rasakan jika kau harus berpisah dariku, aku bagaikan embun yang terbelenggu oleh pagi, dan hilang di kala siang, aku merasa tersayat jika melihatmu bergemuruh, aku merasa bergetar jika kau terkulai. Persetan dengan apa yang kurasakan, kau hanyutkan aku di dalam aliran nadi asmara, kau buai aku di dalam penjara kasih, dan kau seret aku ke dalam arus cinta.

Aku pernah mencoba berpaling darimu, tapi apa daya ku, aku tak sanggup, aku tak mampu, bahkan semestapun tak meberi ijin padaku untuk melakukan itu, aku lelah untuk seperti ini, tapi aku bahagia, aku bercumbu dengan segala kekuranganmu, dan aku murka dengan kelebihanmu, memang agak konyol untuk itu, tapi aku nyaman dengan KITA, aku merasa di jadikan manusia seutuhnya, aku di jadikan manusia sejati, aku selalu  berharap dengan belenggu cintamu yang membuat aku berubah, aku relakan sepanjang hidupku untuk tetap terperangkap oleh jebakanmu, aku ikhlaskan untuk kau jerat tali-tali kasihmu, memang agak naif tapi biarkanlah, aku tak ambil pusing dengan para lidah berkelana, yang ku tau dirmulah yang membuat aku hidup, yang ku mengerti adalah dirimu membuat dirku tak menjadi semu, yang aku harap kan adalah kau membuang kelam dalam hidupku.

Kau rajutkan aku benang-benang berkilau tapi menyakitkan jika aku mencoba menariknya, kau rangkaikan bulu-bulu untuk kau terbangkan aku tapi mengerikan jika aku mencobanya untuk terbang, kau rakitkan aku perahu kano yang membuat aku bisa melihat luasnya lautan tapi itu sangat menyeramkan jika aku dayung kanonya. Hal ini membuat aku harus berfikir ulang untuk tidak berbuat ceroboh. Aku tak berharap dari jutaan cinta darimu, aku tak berharap semaiannya pula, yang aku harap hanya satu yaitu KAMU.

  • view 163