Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Cerpen 25 Januari 2018   14:10 WIB
kisah pertemuan cinta di Komodo

                                                                KISAH PERTEMUAN CINTA KOMODO    

Oleh      : Sersifus Puwardo

Mahasiswa PBSI-UMK

 

 

Pada suatu hari di tengah hutan tinngalah kawanan komodo yang sedang mencari makanan untuk memenuhi kebutuhannya . Namun dari kawanan itu terdapat salah satu komodo yang memiliki keanehan ,sebut saja namanya Indo . Berbeda dengan komodo yang lainnya komodo ini justru hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak mau makan daging .Suatu ketika terjadila suatu musibah yang melanda kawanan komodo itu. Musibah kelaparan itu disebabkan makanan yang berada di hutan itu mengalami penurunan dan kekeringan pun tidak dapat terhindarkan ,dan akhirnya membuat para komodo masuk kepermukiman warga untuk mencari makanan. Namun apa daya warga pun justru takut dengan kedatangan komodo-komodo liar itu , komodo-komodo lalu memangsa sebagian ternak warga yang berada di sekitar rumah warga bahkan komodo-komodo yang kelaparan itu juga melukai bebrapa orang yang coba mengusirnya.

                                                                                  

           Akhirnya wargapun memutuskan untuk tidak keluar rumah sementara waktu. Setelah beberapa saat kemudian setelah dirasa puas komodo - komodo itu pun meninggalkan perkampungan itu. Namun warga heran dan merasa aneh pada salah satu komodo itu , mereka merasa salah satu komodo itu tak seperti komodo lainnya , komodo itu justru makan tumbuh - tumbuhan warga dan tak memakan hewan peliharaan warga , padahal didekat komodo itu banyan ternak- ternak warga . Dengan kejadian itu warga sepakat untuk mengadakan lomba , bahkan menyewa pemburu liar.

 

            “ Barang siapa yang dapat memburu atau menangkap komodo itu secara hidup ataupun mati mereka akan mendapatkan imbalan yang cukup menggiurkan. Tepat beberapa bulan saat pengumuman itu kawanan komodo itu merencanakan untuk kembali mencari makanan di tempat pemukiman warga. Salah satu komodo itu berkata “ wahai sahabatku komodo - komodo mari kita turun kepermukiman untuk mencari makanan.”

 

            Akhirnya kawanan itu tiba dipemukiman dan lagi – lagi komodo itu meresahkan warga , namun wargapu tidak tinggal diam mereka langsung mencari peralatan seadanya untuk menangkap komodo – komodo tersebut bahkan ada yang langsung menghujani dengan timah panas , sadar dengan keadaannya yang sedang terancam kawanan komodo itu langsung bergegas meninggalkan pemukiman warga , namun apa yang mau di kata komodo terus tetap dikejar walaupun sudah masuk kehutan , akhirnya wargapun dapat melumpuhkan kawanan komodo ini dengan jumlah komodo yang cukup banyak dengan timah panas . Wargapun juga akhirnya menyudahi perburuhannya karena hari sudah larut malam , tidak banyak komodo- komodo ini yang selamat , itupun dengan keadaan yang terpincang –pincang .

 

            Malam harinya Indopun mulai cemas , pasalnya sahabt- sahabatnya belum ada yang kembali , Indo akhinya mencoba mencari teman-temannya ,namun saat ia mulai mencari tiba –tiba terdengar teriakan temannya yang sedang kesakitan . Iapun segera menghampiri teman- temannya yang kesakitan . Ia merasa terkejut saat ia melihat hanya tiga   temannya yang dating , itu pun dengan keadaan luka- luka akibat terkenah timah panas . Ia mencoba menolong sambal berkata.

 

            “Wahai temanku dimanakah dimana sahabatku dan yang lainnya “ lalu salah satu temannya menjawab “ maafkan aku indo sahabatmu dan lainnya mungkin tidak selamat karena kami diserang oleh kawanan pemburu , mereka memburu kami sampai ketengah hutan “ Mendengar hal itu ia pun merasa sedih karena mereka tidak mau mengikuti nasehatnya. Sejak inilah perburuan liar dimulai , mereka membunuh komodo dan terus membunuh hinnga komodo hampir mengalami kepunahan . Akhirnya Indo dan teman- temanya merasa bersalah dan memutuskan untuk pergi ke perkampungan itu dengan maksud dan tujuan yang baik . Sejak inilah petualangan Indo dan teman-temannya dimulai.

 

            Pagi telah tiba Indo dan teman-temannya memetuskan pergi keperkampungan tersebut. Setelah tiba dikampung tersebut secara mengejutkan mereka kembali dihujani timah panas kembali ole warga setempat , mereka lalu berpencar untuk menyelamatkan diri masing – masing ,namun teman teman tidak dapat menyelamatkan diri , mereka tewas setelah terkenah timah panas warga , Indo yang coba menolong malah terkena timah panas , yang mengenai kaki depan Indo , Indopun hanya bias lari secara sembunyi – sembunyi , namun sayang usahanya untuk keluar dari kampung hanya sia –sia . Sebab warga sydah menutup semua jalan ke hutan dan dijaga dengan ketat.

 

            Indopun bersembunyi dirumah warga . Ketika pemilik rumah tersebut masuk mereka kaget d

an terkejut setelah melihat ada darah yang berceceran dirumhnya , lalu pemilik rumah melihat ada seekor komodo yang sedang kesakitan didalam kamarnya . Pemilik rumah merasa kasihan dan tak tega jika komodo tersebut dinunuh . Akhirnya pemilik rumah tersebut membawa komodo yang sedang sakit itu kedokter hewan secara sembunyi- sembunyi tanpa diketahui warga yang lain.

 

            Sampai di tempat dokter hewan , pemilik rumah itupun menyerahkan komodo tersebut untuk diberi perawatan dan untuk di bawa ketempat yang aman , agar tidak mengalami kepunahan. Tapi hal itu telah diketahui oleh warga sekitar , dan langsung ingin mencoba membunuhnya , namun ada seorang pegawai negeri yang lagi liburan di perkampungan itu , ia lalu mencoba untuk menahan warga untuk tidak menyakiti hewan tersebut ia menyarankan agar komodo tersebut dibawa di kebun binatang . Agar tidak meresahkan warga lagi. Pegawai negeri itupun berkata .” jika ada komodo yang masuk keperkampungan harap dilaporkan kepada yang berhak menangani komodo tersebut “

 

           

             Setelah kesepakatan tersebut akhirnya komodo itu dibawa ke kebun binatang untuk di jaga agar tidak mengalami kepunahan . Disitulah Indo bertemu dengan komodo perempuan yang bernama Nesia. Nesia adalah satu – satunya komodo yang tinggal di kebun binatang itu, Nesia pada waktunya masih kecil lalu dibawah kebun binatang untuk dibudidayakan , Kini Nesia mempunyai teman yang benama Indo , merekapun juga menjalani hubungan sebagai mana seorang laki-lakidan perempuan.

                                

 

           

                                                               

Karya : Sersivus Puwardo