Pada Akhirnya

Dwi Septianingsih
Karya Dwi Septianingsih Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 23 September 2016
Pada Akhirnya

Setiap insan kelak akan tahu bagaimana rasanya menanti, menunggu, dan meletakkan harapan yang tinggi, menggantungkannya setinggi mungkin dan berhenti jika waktunya telah tiba.
Setiap manusia kelak akan tahu bagaimana rasanya jatuh cinta. Bagaimana rasanya tidak bisa mengontrol hati, membiarkannya membayang dalam angan-angan yang entah sampai kapan.
Setiap hati kelak akan tahu bagaimana rasanya jatuh cinta.

Barangkali, aku tidak sedang merasakan indahnya jatuh hati, jatuh cinta. Tapi nyatanya, aku begitu sedang merasakan bagaimana rasanya menanti, menunggu hingga akhhirnya nanti tiba menjadi kenyataan.
Barangkali, penantianku kelak akan berujung pada suatu masa yang indah. Suatu masa yang kelak menjadi masa yang tidak akan pernah terlupakan dalam hidupku.
Dan barangkali, aku akan menjadi manusia yang lupa diri bila masa itu tiba; masa pernikahan bersama seseorang yang telah tertulis di sana, di Lauhul Mahfudz.

Wahai hati, tetaplah menunggu, menanti, karena cinta yang ditunggu dengan kesabaran selalu bertemu dengan akhir yang menyenangkan, akhir yang dirindukan oleh semua orang.
Wahai hati, tetaplah menunggu, menanti, karena calonmu akan bertamu suatu saat nanti. Karena calonmu kelak akan mengetuk hati orang tuamu dan menyampaikan maksud baiknya untuk bisa bersanding denganmu.
Wahai hati, ketahuilah bahwa setiap proses penantian itu selalu meresahkan. Tapi sungguh, bilamana hatimu sabar, hadiah itu akan jauh lebih indah. Kamu, hanya perlu tetap bersabar dalam penantian.

Aku selalu berusaha teguh, menjaga hatiku untuk tidak terjebak dalam cinta sesaat.
Aku selalu berusaha teguh, menjaga hatiku untuk tidak mencintai selain-Nya secara berlebihan.
Aku selalu berusaha teguh, menjaga hatiku untuk tetap menjadi aku; menjadi manusia yang seperti ini adanya. Resah dalam penantian dan terus berusaha untuk menuju kebaikan dalam menanti sang pangeran.

Karena,

Pada akhirnya, waktu itu akan datang.
Pada akhirnya, calonmu akan datang dan meminang.
Pada akhirnya, keresahanmu akan terjawab dan berubah menjadi dopamin-dopamin kebahagiaan.

Maka,

Tersenyumlah, karena Tuhan tak pernah ingkar janji tentang; jodoh pasti bertamu.
Tersenyumlah, karena Tuhan telah berjanji dalam firman-Nya bahwa; laki-laki baik hanya untuk wanita yang baik saja, dan sebaliknya.

Jadi,

Tetaplah menjadi baik,
Tetaplah menjadi bijak, dan
Tetaplah menjadi seseorang yang selalu sabar dalam penantian.

  • view 313