Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Filsafat 22 Mei 2018   17:51 WIB
Jarak Pandang

Jika ada 2 orang berada didalam sebuah gedung yang sama dan hanya dibedakan pada posisi mereka didalam gedung, dimana si A berada di lantai 5 dan si B berada di lantai 125, mereka berdua akan mengalami penglihatan yang berbeda karena jangkauan jarak pandang mereka berdua berbeda.

Begitu pula dalam sebuah kehidupan, semakin tinggi jarak pandang yang kita pakai, akan semakin banyak hal yang dapat kita lihat.

Banyak sisi-sisi yang bisa kita lihat sehingga tak asal menyimpulkan apa-apa yang terjadi. Banyak hal yang dipertimbangkan dan diperhitungkan ketika jarak pandang semakin luas.

Beda halnya ketika kita hanya memandang dari lantai 5 , kita akan memiliki jarak pandang yang lebih sempit dibanding jarak pandang dari lantai 125. Dan lagi tidak banyak yang bisa dilihat.

Bagaimana kita bisa memperluas jarak pandang?

Tentu saja dengan terus naik keatas.

Bagaimana kita bisa terus naik?

Maka itu mengapa kita, manusia yang begitu sempit jarak pandangnya harus terus mendekat dan menyadari hanya Allah yang memiliki jarak pandang yang Tak Terbatas, dimana kita terus berharap bahwa Allah memberikan ilmu-Nya yang Tak Terbatas itu kepada kita, manusia untuk memperluas jarak pandang kita.

Untuk semakin bijak dan tepat dalam menyikapi setiap fase kehidupan.

Masih berani sombong?

 

Sumber gambar : google

Karya : Hanin Septina