Rahasia Jodoh

Hanin Septina
Karya Hanin Septina Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 28 Februari 2017
Rahasia Jodoh

Katanya, jodoh itu ditangan Tuhan. Lalu, kapan kita tahu bahwa “dia” adalah jodoh yang kita cari? Bagaimana kita tahu bahwa dia mengandung ciri-ciri yang akan melengkapi hidup kita? Bagaimana kita tahu bahwa dia yang harus kita perjuangkan?

Aku rasa jodoh adalah sebuah perjalanan, bergerak, berjalan dan tidak ada yang tahu kecuali Tuhan. Seperti kalimat pertama tulisan ini, jodoh itu ditangan Tuhan.

Selamanya, kita hanya bisa percaya bahwa apa yang sedang kita lakukan merupakan cara untuk menemukan jodoh kita.

 Membicarakan jodoh memang tak ada habisnya. Kadang, aku bertanya-tanya, kalau memang wanita yang baik untuk lelaki yang baik, mengapa wanita semacam Asiyah, dipasangkan dengan lelaki semacam Fir’aun, yang kehidupannya dilaknat oleh Allah SWT, padahal Asiyah merupakan salah satu wanita yang luar biasa, dalam segi keimananpun, dia termasuk yang menghamba pada Allah. Ibunda Musa AS, kekasih Allah.

Lalu bagaimana bisa sekelas Nabi Nuh, Nabi Luth pun dipasangkan dengan istri yang akan mendurhakai Tuhan yang disembahnya. Jodoh adalah sebuah perjalanan, bukan hanya ketika sebelum menikah, pun setelah menikah hingga nanti pun. Kita hanya bisa terus memperbaiki diri, hari ini harus lebih baik dari kemarin, pun besok harus lebih baik dari hari ini. Bahasa sederhananya, jalani saja. Namun, dalam prosesnya tak semudah itu untuk menjalani keseharian dengan terngiang-ngiang, “Hello, jodoh, dimana kamu? Kok nggak dateng-dateng?”, berbagai kisah inspiratif, saran hingga mencari bacaan tentang “how to meet your soulmate” pun telah dibaca. Hingga tersadar, bahwa masing-masing pasangan didunia ini memiliki keunikan masing-masing, tak ada yang sama. Begitulah Tuhan, Yang Maha Kreatif untuk mengarang kisah indah para pasangan-pasangan didunia ini dalam sebuah kisah cinta. Ada yang happy ending, sad ending. Ending ini pun sangat dinamis, terus bergerak. Maksudnya seorang pasti mengalami keduanya, bahagia dan sedih. Tak ada didunia ini manusia yang hanya senang-senang saja, atau sedih-sedih terus.

Jodoh itu tentang waktu, kapan waktunya itu hanya Tuhan yang tahu.

Jodoh itu tentang bersabar, bersabar dalam proses pertemuannya dalam garis takdir yang telah ditentukan.

Jodoh itu tentang usaha, nah tentang usaha ini, masing-masing memiliki seni-nya masing-masing. Kamu enggak bisa mengcopy usaha orang lain lalu berharap langsung dapat pasangan, karena pasangan lain sudah mempraktikannya. Ingat, setiap pasangan memiliki kisah unik.

Jodoh itu tentang berharap, berharap kepada Sang Penulis Takdir.

 Jodoh adalah sebuah perjalanan seumur hidup, juga setelah mati yang akrab disapa “jodoh akhirat”.