Aku si Pendosa

Septi Dhiniez
Karya Septi Dhiniez Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 September 2016
Aku si Pendosa

Untuk janji yang terabaikan, untuk segala perkataan yang meyesakkan, untuk perbuatan yang tak terkendali, untuk semua hati yang sering tersakiti. 

Maafkan Aku duhai diri, nyatanya aku belum sepenuhnya menjaga hati. Seringnya aku bersikap acuh pada hal kecil yang mungkin menambah kecintaan pada Rabbku. Sering ku katakan menyesal namun tak jarang pula terlakukan kembali lagi dan lagi.

Selalu ingin berhijrah namun keindahan dunia selalu menggodaku, padahal siapa yang tidak tahu bahwa dunia ini Fana sedang akherat itu Baka.   Aku tahu itu kewajiban, tak jarang aku tunda - tunda.. Aku sangat tahu itu tak boleh, seringnya aku mendekati dosa itu sendiri..

Sering sekali menangis sebab dunia, menangisi dosa hanya terkadang - kadang. Apalagi bersimpuh disepertiga malam sudah sangat jarang..

Pantaskah aku mengharap Ridhanya?  Sedang dosaku terus mengalir disetiap hembusan nafasku, dengan umurku yang berkurang setiap harinya.. 

Maafkan aku Tuhan, andai hidayah itu memang harus ku cari, tuntunlah aku meski harus merangkak tertatih - tatih dan andai hidayah itu datang dengan sendirinya, semoga hati diketuk sedalam - dalamnya..

  • view 833