Desain Kantor Gak Sesuai, Bikin Gak Betah Kerja

hanya seorang
Karya hanya seorang Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 25 Oktober 2017
Desain Kantor Gak Sesuai, Bikin Gak Betah Kerja

Gila ya, orang setengah mati cari lowongan kerja ini para pegawai Apple malah pengen resign. Kenapa ?

Punya ruangan kerja baru yang ciamik dan kekinian ternyata nggak membuat pagawai senang dan betah untuk bekerja. Hal ini dialami oleh raksasa teknologi Apple.

Beberapa pekerja Apple ternyata tidak menyukai desain ruangan kerja terbuka Apple Park yang berada di Cupertino, California, Amerika Serikat. Saking bencinya, mereka malah berencana ingin berhenti meski tidak sampai cari tahu via Jobsmart.co.id : Situs informasi lowongan kerja terbaru di indonesia.

Biro arsitek asal Inggris, Foster + Partners mendesain ruangan kerja baru Apple. Pembangunan ruangan kerja ini sudah dimulai sejak 2008 ketika founder Apple, Steve Jobs masih hidup.

Biaya pembangunan ruangan kerja baru ini menelan biaya hingga US 5 miliar dollar (Rp 66 triliun). Kantor ini berbentuk unik seperti cincin atau mungkin donat kalau dilihat dari atas.

John Grubber yang memimpin divisi pengembangan situs Daring Fireball milik Apple menyatakan kalau dia sudah menerima banyak keluhan via email dari para pagawai Apple yang merasa keberatan dan kurang nyaman dengan kondisi ruangan kerja baru.

Para pagawai mengkritik desain ruangan kerja terbuka ala Apple Park yang terpusat pada satu bagian atau pod dan dikelilingi sejumlah meja. Sejumlah insinyur dan pengembang piranti sudah terbiasa bekerja dalam ruang tertutup atau kubikel.

“Menilai dari masukan yang saya dapatkan dari sejumlah pagawai Apple, saya yakin kalau 100 persen ada beberapa tingkatan penolakan terhadap rencana ruang kerja terbuka. Hal ini membuat pagawai yang bagus memilih untuk pindah lantaran mereka tidak suka untuk bekerja di sana,” ujar Gruber seperti dilansir oleh laman desain dan arsitektur Dezeen.

baca juga : Generasi Kekinian Cari info lowongan kerja dimana ?

Ada 80 pod dalam setiap lantai ruangan kerja baru Apple. Apple Park sendiri terdiri dari empat lantai. Furnitur dibuat secara custom oleh desainer interior asal Jepang, Naoto Fukasawa. Sebagian perabot terbuat dari kayu oak putih asal Eropa.


Mereka yang benci dengan desain ini tidak hanya dari level bawah, tetapi juga hingga level tinggi. Salah satu sumber melansir kalau senior vice president Apple untuk teknologi perangkat keras, Johnny Srouji juga menolak bekerja di ruangan kerja baru.

“Ketika dia ditunjukkan dengan ruang kerja terbuka, dia seperti berkata sialan, sialan, sialan, ini semua omong kosong,” ujar Gruber.

“Dan tim mereka memiliki bangunan sendiri, terpisah dari ruangan kerja utama. Yang saya tahu kalau bangunan ini dibangun karena Srouji seperti bicara, sialan, tim saya tidak mungkin bekerja seperti ini,” lanjut Gruber.

By the way, kalau kamu sendiri bagaimana? Apakah kamu bekerja di ruangan kerja dengan desain ruang kerja terbuka tanpa sekat?

Baca juga : Magang Kerja Luar Negeri, manfaatnya apa ?

Atau kamu bekerja dalam lingkungan ruangan kerja yang tertutup, memakai sekat atau partisi? Hmm, apa pun itu kamu harus tetap bisa beradaptasi lho, supaya bisa tetap kreatif dan menghasilkan hasil kerja yang keren.


sumber : rumah123.com

  • view 28