MINDER...?? ini dia 3 Rahasia Mengatasinya

Seno Aji Airlangga
Karya Seno Aji Airlangga Kategori Motivasi
dipublikasikan 20 April 2016
MINDER...??  ini dia 3 Rahasia Mengatasinya

3 Rahasia Menjadi Pribadi Percaya Diri

 

85% Kesuksesan Manusia disebabkan oleh pola pikir atau mindset, dan 15% adalah hal teknis.

Saya lupa siapa yang mengatakan hal tersebut, yang jelas itu adalah hasil dari penelitian, dan disadari atau tidak, percaya diri merupakan salah satu faktor yang tergolong dalam "pola pikir / mindset". Mungkin di lingkar pergaulan Anda ada saja orang yang ga pinter-pinter amat, tapi mempunya karir yang bagus, hanya karena memiliki lingkup sosial yang luas.

 

Banyak faktor yang membuat lingkup sosial bisa meluas, salah satunya sudah pasti kepercayaan diri. Tetapi banyak yang salah kaprah tentang hal ini, diantaranya adalah memasukan faktor kesempurnaan fisik atau kekayaan sebagai indikasi kepercayaan diri seseorang. Atau ada juga yang sering bilang begini, "ah wajar dia temannya banyak, dia kan cantik/tampan" atau "Wajar kalo dia karirnya sukses & banyak teman, dia kan kaya". Banyak sekali excuse seperti ini muncul dalam diri orang yang minder, termasuk Saya di masa lalu.

 

Teman, perlu disadari kesempurnaan fisik atau kekayaan mungkin bisa mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, tapi perlu diingat hal itu hanyalah sebagai faktor penunjang, bukan yang utama. Jadi jangan jadikan hal tersebut sebagai pembenaran keminderian Anda.

Tenang saja, saya pun dulu adalah orang yang minder dan tidak percaya diri. Jangankan berbicara di depan orang banyak, bertemu dengan orang baru pun pasti menunduk. Karena saya dulu adalah orang yang terlahir dikeluarga yang sederhana, bahkan sering diejek oleh tetangga karena keterbatasan ekonomi, ditambah lagi wajah yang tidak setampan David Beckham hehehe....

 

Tapi ternyata kekurangan diri yang menyebabkan ketidak percayaan diri hanyalah sebuah ilusi. Saya akan sharing beberapa rahasia, bagaimana Saya bisa keluar dari belenggu minder dalam kehidupan sehari-hari.

 

1. Fokus pada Kelebihan

Kepercayaan diri sebenarnya adalah "Bagaimana Cara Anda Memandang Diri Sendiri", Bila anda memandang rendah diri anda sendiri, maka Anda pasti memiliki kepercayaan diri yang rendah juga. Bila Anda memandang tinggi diri Anda, maka Anda akan memiliki kepercayaan diri yang tinggi pula. Dan orang lainpun akan menilai anda sebagaimana anda menilai diri anda sendiri. 

Bila Anda menganggap diri anda jelek, terlalu kurus, gemuk, pendek, kuper, tidak gaul, tidak pintar, dsb… maka sudah pasti Anda memiliki kepercayaan diri yang sangat rendah. Saya tidak peduli bila Anda memang terlahir seperti itu, tapi kesalahan fatalnya adalah Anda terlalu fokus dengan kekurangan anda! BUANG jauh jauh segala kekurangan anda!!, sangat jauh seolah sudah terbang ke planet Namec!! Huehehe…

Ubah fokus Anda kepada hal yang menjadi kelebihan Anda, sekecil apapun kelebihan Anda, tuliskan 20 kelebihan Anda pada secarik kertas, dan fokuskan diri Anda pada kelebihan yang Anda miliki.

 

2. Bersyukur

Jika fisik anda memiliki kelemahan, belajar bersyukur atas kekurangan itu dan menerima diri sebagai pribadi yang hebat dan sempurna. Setelah itu abaikan kekurangan Anda. Orang lain tidak akan memperhatikan kekurangan Anda jika anda mengabaikannya.

TIDAK ADA ORANG YANG PEDULI DENGAN KEKURANGAN ANDA. Karena sesungguhnya kekurangan hanya ada dalam ilusi pikiran, abaikan dan fokus ke point awal yaitu KELEBIHAN ANDA.

 

3. Berkomunikasi

Jika mental anda masih lemah dalam memulai obrolan dengan orang asing, lawan ketakutan itu dengan memulainya.

Mulailah berkomunikasi dengan satpam, SPG, pedagang ketoprak, dan siapapun yang anda temui, karena hal ini melatih skill komunikasi Anda, dan secara otomatis level komunikasi Anda naik saat sudah terbiasa melakukan ini, berkomunikasi dengan orang lain akan menjadi hal yang menyenangkan.

 

Apa yang sudah saya share adalah beberapa hal yang sudah Saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari saya dan menjadikan diri ini lebih baik dari sebelumnya. Ingat jika hanya membaca tanpa dipraktekkan, akan hanya menjadi sampah dalam pikiran. Baca dan praktekkanlah teman-teman :)

 

Semoga bermanfaat,

Salam, Seno Aji Airlangga