I Said I Do

Sefryana Khairil
Karya Sefryana Khairil Kategori Lainnya
dipublikasikan 11 Agustus 2016
I Said I Do

We’re all traveling through time together 
Every day of our lives. 
All we can do is do our best 
To relish this remarkable ride. 

How Long Will I Love You? - Ellie Goulding

 

Pernahkah kalian bertemu seseorang yang tanpa kalian sadari, dialah seseorang yang mengubah hidup kalian selamanya? 

Inilah kisah mereka.

***

Sang lelaki dan sang perempuan duduk di sebuah restoran. 

Aku serius sama omonganku. Aku nggak lagi main-main,” kata si lelaki dengan sepasang mata yang tak pernah berpindah dari mata sanga perempuan.

Sementara sang perempuan duduk di hadapannya, belum bisa mengatakan apa-apa. Sekelumit pemikiran berdatangan. Tentang apakah lelaki ini bisa ia percayakan menjaga hatinya? Bisakah lelaki ini menjadi tempat ia berbagi seluruh bahagia dan sedihnya? Bisakah lelaki meyakinkannya tidak akan membuatnya terluka dan kecewa?

Aku mau berusaha buat kamu. Aku mau berjuang buat kamu.” kata si lelaki lagi.

Tulis apa yang kamu mau,” si perempuan menanggapi. Entah dari mana datangnya ide itu.

Di mana?

Si perempuan melihat sekeliling meja di depan mereka dan menunjuk benda di sana. “Tisu?

Sebentar.” Si lelaki mengambil selembar tisu dan meminjam pulpen kepada seorang pelayan yang kebetulan melintas di samping meja mereka, yang saat itu berada di sudut restoran. Lantas ia menuliskan sesuatu di tisu dan menunjukkannya kepada si perempuan.

Sepasang mata si perempuan terbelalak melihat apa yang dirtulis si lelaki. Nikah sama aku yuk, begitu yang tertera di selembar tulisan itu. Kata-kata yang membuatnya mendenguk ludah beberapa kali.

Jadi, jawabannya?” tanya si lelaki.

Sejenak si perempuan berpikir. Bahwa mungkin lelaki ini yang akan membuatnya bahagia.

Jadi?” si lelaki bertanya lagi, menunggu dengan wajah gusar.

Si perempuan mengangguk. “Iya.

Iya apa?

Iya, aku mau.

***

Mereka berdua percaya bahwa keduanya memang harus merasakan gelap terlebih dahulu agar merasakan sendiri keindahan saat terang.

Ya, mereka sedang mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk kejutan semesta lainnya yang lebih indah, mengarungi hidup bersama, seterusnya.