Makna Berkurban

Selusin Rasa
Karya Selusin Rasa Kategori Agama
dipublikasikan 10 September 2016
Makna Berkurban

Ketika semua orang hanya mengetahui sejarah idul adha. Saat orang-orang hanya berpikir dan berkutat pada kewajiban berkurban saja. Ada hal lain mengenai arti dari "kurban" itu sendiri.

Ya, banyak yang memahami bahwa idul adha adalah mengetahui sejarah nabi Ibrahim yang mendapatkan perintah dari Allah sebanyak 3 (tiga) kali melalui mimpi. Setelah mendapatkan petunjuk dan yakin bahwa itu adalah perintah Allah, maka Ibrahim dengan ikhlas akan menyembelih puteranya sendiri, yaitu Ismail. Setelah Ibrahim dan Ismail kedua-duanya ikhlas untuk menjalankan perintah Allah, ternyata Allah mengganti Ismail menjadi domba. Dari peristiwa ini, sudah mulai bisa diketahui arti, makna, dan hakikat idul adha qurban. Peristiwa ini kemudian dijadikan sebagai hari raya umat Islam selain hari raya idul fitri.

Selain itu pula banyak orang yang hanya menggugurkan kewajibannya dengan berkurban karena ingin agar hewan kurban yang mereka sembelih tersebut nantinya akan digunakan sebagai kendaraan di akhirat kelak. Lalu ada yang mengatakan dengan berkurban, maka ia akan mendapat pahala yang berlimpah dan hal tersebut sudahmenjadi tradisi.

Tapi apakah kalian mengetahui maknanya?

Ikhlas dan taat akan perintah Allah Swt. Arti qurban adalah dekat yang diambil dari bahasa Arab Qarib. Pandangan umum mengatakan bahwa qurban adalah upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Allah menurunkan wahyu kepada nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya. Ketika nabi Ibrahim dengan sangat ikhlas melakukan itu semua demi Allah, maka Allah mengganti Ismail dengan seekor domba. Betapa taatnya Nabi Ibrahim kepada Allah sehingga ia rela mengikhlaskan anaknya.

Semoga kita semua dapat mencontoh akhlak nabi Ibrahim. Ikhlas dengan segala hal yang sudah Allah perintahkan. Serta senantiasa selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt.

  • view 300