Tulang Rusuk dan Kesotoyan Saya

Kilau Tegar Mahajuna
Karya Kilau Tegar Mahajuna Kategori Psikologi
dipublikasikan 01 Maret 2016
Tulang Rusuk dan Kesotoyan Saya

Siapa yang tahu akan nasib cinta seseorang hingga dipertemukan dengan jodoh yang ia sendiri tidak tahu mengapa bisa begitu. tentang seseorang yang (mungkin) menjadi tulang rusuknya. hingga ketika bertemu, ketika bercengkrama, saling memperhatikan (dalam diam dan doa), akhirnya kecocokan itu mengemuka. menjadi sesuatu yang sulit untuk diungkapkan dalam kata, karena itu hanya ada dalam rasa. tulang rusuk itu pun mendapatkan tempat persinggahannya yang kembali jua pada sang tulang yang telah lama merindu menantikan kelengkapan dengan kebersamaannya.

Ketahuilah, ini tidak lain karena sotoynya saya, bahwa dalam gelombang rindu dan haru, tulang rusuk itu -yang sendirian-ditempa oleh deraan kehidupan. seorang diri tanpa ada yang menyangga. ia akan tetap bengkok. dan akan terus selalu begitu. tidak lurus dan malah akan patah bila dipaksa untuk lurus. dia lebih ingin untuk diperhatikan dan dimengerti daripada disuruh paksa untuk mengerti. kebengkokannya dia adalah sesuatu yang menandaskan bahwa ia bangga dengan dirinya yang seperti itu. apatah mau dikata apa lagi. justru bukan pemaksaan yang ada, tetapi berusaha untuk adanya penyesuaian antara satu sama lain. karenanya, Hei para lelaki ! menyesuaikan lebih indah dalam kaitannya dengan keanekaragaman yang berbeda dalam bingkai persatuan dengan para perempuan.

Dalam perjalanan hidup selanjutnya. tulang (dalam dada) yang ditinggalkan oleh sang rusuk sejak kelahirannya ke dunia, jua begitu sebaliknya, sang rusuk yang kehilangan tempat tinggalnya yang nyaman di bagian dalam dada seorang manusia laki-laki, akhinya akan mendapatkan kembali tempatnya. tanpa tertukar dengan yang lain. karena tulang rusuk pun sudah lebih tahu dimana ia bisa seharusnya berada dan dengan siapa. yang hingga bila sudah bersatu, ia yang akan merasakan disangga, ia pula yang akan berusaha menyangga. ia yang berderap langkah seirama, dan ia pula yang mendukung untuk terus tetap melangkah. semuanya bersatu padu dalam rangkaian harmoni indah sebuah melody cinta sejati. dan, cinta sejati ituuu adalah tentang dukungan, kasih sayang, dan saling percaya, kata seseorang.

Untuknya, kau akan mampu untuk menerima segala kekurangan yang ada, segala kelebihan yang ia punya. tanpa ada keluhan sedikitpun. karena baginya, mengeluh justru tidak menyelesaikan masalah. mengeluh hanya membuat apa yang tidak kita inginkan menjadi sebuah permasalahan yang kian menggunung besar. dengannya, jangankan ombak di lautan atau badai di langit berpetir, dalam bahtera atau pesawat terbang(?) yang kau kemudikan dengannya bukan kesedihan yang ada, malah kesenangan yang berlimpah ruah. dan tak kunjung mau dibagi. kau lebih ingin menikmatinya berdua. saja.

Hingga simpulnya, karena urusan ini tidak dan jangan sampai melibatkan pemaksaan kebahagiaan pada satu pihak. maka, cinta pun tidak harus bersatu. Yaa, cinta itu tidak harus bersatu, kalo masih bisa berdua. yang konteksnya adalah tentang cinta manusia.

  • view 192