Bu-daya, Bang-sa dan Sinetron Indonesia

Kilau Tegar Mahajuna
Karya Kilau Tegar Mahajuna Kategori Lainnya
dipublikasikan 27 Februari 2016
Bu-daya, Bang-sa dan Sinetron Indonesia

Karena Budaya bangsa adalah kolektifitas, dan karakter bangsa adalah yang melekat sebagai bentuk tanam-an (yang ditanam kan) dari warisan nenek moyang dengan beragam faktor disekelilingnya yang juga ikut membentuk satu kesatuan yang utuh yang tersirat dalam pribadi bangsa itu. (Tjiee, gak nyangka bisa mengatakan kata-kata sekeren ini. *Huweeeek)

Karena budaya bangsa adalah kumpulan dari setiap budaya lokal yang ada, maka proses untuk menumbuh kembangkan kearifan lokal dan tradisional pun menjadi suatu keniscayaan, bahu membahu yang tidak sekedar melestarikan. tetapi juga menyempurnakan kebudayaan tersebut yang mampu dan sanggup melintasi ruang dan waktu sebagai penyesuai atas zaman yang semakin maju dan modern.

Karena modernitas itu tidak selalu berarti hilangnya kearifan lokal, bahkan, melebihi apapun yang menjadi kebanggaan kita atas pribadi unggul sebuah bangsa, kearifan lokal menawarkan sejumput sumbangsih dan peran bagi kemodernan zaman. zaman yang modern bukan lah zaman yang sama sekali tidak mengindahkan warisan leluhurnya, tetapi zaman modern adalah zaman yang sanggup menyesuaikan antara tuntutan zaman dengan tipikal khas dari pribadi yang sudah dibentuk ratusan tahun sebelumnya. tanpa masa lalu, tak akan ada masa ini. dan masa depan adalah masa yang diciptakan oleh sebab masa lalu dan masa ini.?

Karena sebetulnya, ini adalah ceritera tentang teman, yang (tak sengaja) menonton sinetron dubbing di ind*siar dan membuatnya menjadi pesimis akan masa depan Indonesia. Sepertinya, itu pun berlaku buat saya. Haha.

  • view 81