Investasi dalam Beramal

Kilau Tegar Mahajuna
Karya Kilau Tegar Mahajuna Kategori Agama
dipublikasikan 09 Juli 2017
Investasi dalam Beramal

Salahsatu amal yang paling menguntungkan untuk investasi kehidupan kita di dunia dan akherat adalah amal jariyah, karena ia akan terus menghasilkan limpahan pahala meski usia kita sudah tiada. perbuatan baik dan bermanfaat yang akan terus menerus tercatat. amal jariyah tidak sesempit kita menganggap hanya uang kencleng yang kita masukkan ke kotak yang sedang bergerak di masjid ketika jumatan. amal jariyah, yang saya pahami, adalah bentuk apapun dari karya atau produktifitas kita yang mempunyai nilai manfaat yang berkelanjutan untuk umat manusia.

Untuk lebih jelasnya, kita ambil contoh sederhana berupa lampu bohlam. kalau kita cermati dan maknai dalam-dalam, betapa sebuah lampu bohlam itu telah merevolusi cara kita hidup di waktu malam. kita dapati bahwa pengaruhnyadalam mengubah cara orang hidup sangatlah luar biasa. jika dibandingkan, cara hidup orang sebelum dan setelah ditemukannya bohlam berubah luar biasa. bohlam memungkinkan orang beraktivitas bebas di malam hari, setelah sebelumnya terkendala oleh kegelapan. produktivitas manusia meningkat, orang tidur lebih malam, keluarga dan komunitas bisa punya waktu bercengkrama lebih banyak, dengan segala implikasinya.

Siapa yang mengira lampu bohlam bisa sedahsyat itu merubah cara hidup kita, yang bisa jadi penemunya sekalipun tidak memaksudkan atau memikirkan bahwa bohlam akan seperti itu. mungkin penemunya hanya tertarik dengan bohlam. tetapi lihat pengaruh yang ditimbulkan oleh penemuannya itu. inilah yang saya maksud dengan amal jariah, amal yang tak terputus-putus itu, sebuah amal atau kerja yang bernilai manfaat lebih untuk kehidupan. amal jariyah bisa berupa apapun, penemuan, karya tulis, riset ilmiah, resep makanan (kita tau tahu dan tempe, bala-bala, gehu dan gorengan lainnya? berapa juta orang yang hidup dari jualan gorengan. *Hehe, #lebay), dlsb.

Jadi, buat lah diri kita berguna dengan terus berkarya, karena tidak ada yang tahu, karya kita yang mana yang akan menyelamatkan kita dan menjadi hujah di akhirat kelak ketika Allah bertanya, untuk apa kau gunakan usiamu itu? setidaknya, dengan berkarya, kita merasa hidup kita lebih berarti. bukankah manusia sangat menyukai perasaan semacam itu?

  • view 30