Budak Kebenaran

Kilau Tegar Mahajuna
Karya Kilau Tegar Mahajuna Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 28 Mei 2016
Budak Kebenaran

Saya termasuk orang yang terobsesi untuk menjadi manusia yang bebas, yang dalam pemahaman saya manusia bebas itu adalah tentang menjadi manusia seutuhnya. kebebasan yang berdasarkan fitrah penciptaan yang sememangnya memang begitu dari awal mulanya ada kehidupan kita. sehingga mampu untuk mengejawantahkan sifat kebebasan manusia dalam segala aspek hidup dan putusan menjadi sesuatu yang relevan dengan proses pendayagunaan pikiran, akal dan hati sepenuhnya yang dituntun oleh nilai-nilai islam.

Pikiran yang bebas lagi benar, adalah pikiran yang selalu melibatkan Tuhan.

Disebut manusia bebas adalah manakala kita dengan sadar mengikuti fitrah kita yang lebih dominan dibanding penguasaan nafsu terhadap dirinya. bebas pun tidak melulu berarti boleh melakukan apa saja, karena ketika bersikap seperti ituu, ituu sebetulnya tidak lain adalah bentuk perbudakan oleh nafsu terhadap dirinya. dia justru sedang tidak bebas. dalam kaidah libertarian, disebutkan bahwa kebebasan itu selalu mengandaikan makhluk yang secara alamiah memiliki kemampuan untuk berpikir, untuk merasa, dan untuk memilih bagi dirinya sendiri. jadi pada titik ini, tidak ada yang keliru tentang kebebasan!

Dalam realitas penciptaannya pun manusia diberi kadar kebebasan oleh Allah. sebuah kebebasan yang tidak bisa diberikan selain oleh diri-Nya. Allah telah memberikan kebebasan secara mutlak, bahkan dalam hak penolakan terhadap perintah-Nya sekalipun.

Dan aku? yaaa, Aku mau bebas. kalo pun harus jadi budak, maka aku lebih memilih untuk menjadi budak kebenaran.

  • view 106