Berjuang

Saud Ramadhan
Karya Saud Ramadhan Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 03 April 2017
Berjuang

~
Ada benda saling terhubung, menguat kokoh, saling mengait. Seperti kalimat-kalimat yang saling tehubung menjadi sebuah bait bersimpul, mengalung satu sama lain. Seperti pintalan-pintalan benang menjadi kain.

Siapa mendapati, akan belajar. Bahwa mereka menjadi kuat bersama dengan sejajar. Termakan usia memang kepastian. Tentu hanya bagi mereka yang percaya arti sebuah kematian.

Ialah besi, ditempa hingga padat berisi. Dipola sedemikian mungkin, seperti diterpa ke sana ke mari oleh angin. Di sepanjang usianya darah merah perlahan menghias, seperti kulit-kulit merah kering yang diam-diam mengelupas

Untuk kesekian kali, hidupku penuh ujian. Ada mereka yang datang membawa pujian. Dan, ada pula mereka yang pergi menyisakan cacian. Pada keduanya kudapatilah keuntungan dan kerugian.

Demikianlah adanya, perjuanganku membenahi diri aku tuang setiap harinya. Dengan hari singkat, tiada kuragu. Dan dengan senyum terbaru kuhadapi cobaan itu. Walau tahu Sesetiap hari perjuangan itu tertuang, sesetiap itu pula sang waktu mengikis ruangku

Maka kutetap memilih berjuang

~

25 Mar 16

  • view 105