Perdebatan “Film Sebagai Sastra” di FB grup Apresiasi Sastra (Part 1

Satrio Arismunandar
Karya Satrio Arismunandar Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 07 November 2017
Perdebatan “Film Sebagai Sastra” di FB grup Apresiasi Sastra (Part 1

Denny JA

Ini sampul novel House of Cards yang menjadi basis serial drama dengan judul yang sama: 5 seasons @13 episode yang saya review dalam 6 tulisan. (Menjawab permintaan Admin).

Saya berpandangan film yang berbasiskan karya sastra (a.l:novel), apalagi mendapatkan begitu banyak penghargaan (33 nominasi prime time Emmy Award) juga karya sastra. Mengulas film itu sama dengan mengulas karya sastra.

Jika ada tak setuju dengan pandangan itu boleh saja. Interpretasi atas agama saja boleh beragam. Interpretasi atas apa itu karya sastra tentu boleh juga beragam.

Bahkan kini penulis lagupun: Bob Dylan mendapatkan nobel sastra. Lagu juga karya sastra. Yang tak setuju bahwa lagu itu karya sastra silahkan mendebat panitia nobel sastra???? Definisi terhadap konsep selalu bergerak sesuai dengan perkembangan zaman.

Jika ada yang mengkritik mengulas film bukan bagian dari percakapan sastra silahkan kritik isi kepalanya sendiri mengapa begitu sempit mengartikan sastra.????

Denny JA

Silahkan admin ambil kesimpulan apakah bisa bertoleransi atas keberagaman definisi sastra? Dan bisa menerima diposting di sini film yang berbasiskan novel? Silahkan yang lain beropini.

Maulidan Rahman Siregar

Yang benar silakan, Pak. Bukan silahkan.

Rizal

Memiliki unsur-unsur sastra si iya dan itu tetap sebuah film bukan karya sastra, tapi kalau dibilang "definisi" itu sama saja bilang sebuah film itu sebuah karya sastra, padahal keduanya itu media yang berbeda pak.

Dedy Tri Riyadi

Sebenar Pak Denny JA tahu atau tidak kalau Bob Dylan punya novel dan buku puisi meskipun dia memang menang karena lirik-lirik lagunya itu?

Denny JA

Ya bro, artinya kan lirik lagu bob dylan pun dianggap sastra. Sekarang lebih jauh lagi: film. Sastra kah film itu?

Malkan Junaidi

susah ya nyerna komentar, bung! "Bob Dylan punya novel dan buku puisi" kok diartikan "lirik lagu bob dylan pun dianggap sastra". :O

Dedy Tri Riyadi

Film itu masuknya dalam tema literasi media, tapi literasi di sini bukan soal sastra lho, Bung.

Denny JA

Malkan Junaidi bob dylan itu dapat nobel sastra karena lirik lagunya. Artinya lirik lagu juga dianggap sastra. Winston churchill mendapatkan nobel sastra karena buku reportase perang dan pidatonya (yg dianggap bernilai sastra). Apa itu sastra dan bukan sastra menjadi terus berubah. Kini ada kelas yang mengajakan bahwa film juga adalah sastra

Malkan Junaidi

sebagian lirik lagu memiliki kualitas sastrawi. tak serta merta ia menjadi karya sastra. "Kini ada kelas yang mengajakan bahwa film juga adalah sastra"  oya? kelas apa tuh? :O

Denny JA

Malkan Junaidi ini contoh kelasnya

Malkan Junaidi

jika seseorang memakai sebuah meja sebagai tempat duduk, apakah meja itu berubah definisi menjadi kursi, bung?

Denny JA

Bahkan film sebagai sastra sudah pula menjadi kelas yang diajarkan di sekolah.

Dedy Tri Riyadi

mungkin bisa dibaca dulu isinya.

Faiz Ahsoul

Denny JA kalau Anda menganggap film sebagai sastra, lalu kenapa para akademisi membuat pembagian disiplin ilmu seni film, sastra, pertunjukan, rupa, visual, fotografi sendiri2 sesuai dengan jurusan dan fakuktasnya? Coba anda jawab?

Malkan Junaidi

lebih tepatnya lirik lagu, bung. lirik lagu bisa jadi puitis, namun secara umum tak disebut puisi. lirik lagu ya lirik lagu. seorang penyanyi akan bilang, "maaf, saya lupa liriknya." bukan "maaf, saya lupa puisinya."

Malkan Junaidi

sastra berarti tulisan. adaptasi tulisan (sastra) ke dalam bentuk seni selain tulis (misal lukis, teater, sinetron) akan mengubah definisinya. puisi yang diinterpretasikan ke dalam bentuk lukis namanya lukisan, bukan puisi. mosok gini aja gak paham...

Sian Hwa

Sastra itu sains, Bapak percaya nggak?

Dedy Tri Riyadi

Gimana? Sukses pitch-nya?

Sian Hwa

Mungkin saya yang paling aneh sendiri

Sian Hwa

Tidak ada ide yang sama

Dedy Tri Riyadi

einstein juga aneh dulu

Sian Hwa

Wkwkwk, makanya sastra yang dimaksud apa sih? Shastra sendiri adalah sains.

Sian Hwa

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Shastra

Dedy Tri Riyadi

Baca ini Pak..lingua.amu.edu.pl/Lingua_17/lin-5.pdf

Denny JA

Menarik????????

Binhad Nurrohmat

Kalau aksi kejahatan berbasiskan karya sastra, apakah aksi ini juga karya sastra?

Denny JA

Menarik????????

Binhad Nurrohmat

Bisa jawab gak?

Faiz Ahsoul

Hahahaha... Binhad Nurrohmat jangan galak2 lah. Nanti di lari2 kambing terus hahhaa....

Denny JA

Binhad Nurrohmat kembali pada definisi: apa itu sastra dan bukan sastra. Setiap definisi berbeda implikasi. Kita menerima keberagaman definisi. Saya meyakini film yang bersandarkan karya sastra juga sastra. Sudah ada kelas yg mengajarkan ini di luar negeri. Contohnya: House of Cards, juga film spt lord of rings, gone with the wind, dll

Soal kejahatan yg berdasarkan karya sastra itu, bisakah diberikan dulu contohnya.

Binhad Nurrohmat

Kembalilah ke pertanyaan saya, bung. Jangan lari2 kambing teruslah.

Binhad Nurrohmat

Faiz Ahsoul jebul bocahe gak iso jawab pertanyaanku. Turu ae lah.

Dedy Tri Riyadi

Binhad Nurrohmat hemat energi Gus ..haha

Arie Saptaji

Caklul Fuad Apa bedanya cabe dengan kumis dan cabe kumis dengan kumis cabe.... Apakah kumis cabe sama pedas dengan kumis? Lah, ini belum ada yang menyurvei apa definisinya sama atau beragam.

Hendrawan Koesen

Lek Binhad Nurrohmat aku ngelindur, keimpen : bisa jawab gak ? Kalau aksi kejahatan berbasiskan karya sastra, apakah aksi ini juga karya sastra? bung Denny JA jawab dong :

Bandi Robin

Bandi Robin Joss, kalok bahas sastra menurut definisi loe sendiri, okelah, okelah. Tulisan loe tentang film yang disanjung2 di atas, masih kalah sama Asia Carrera :D  Gue tanya ama loe, lebih nyeni mana antara film kebanggaan eloe sama filmnya Asia Carrera? Film bokep? Bukankah adegan bokep lebih watak dan alami banget? Paling nyastra ya bokep Joss :D

Bandi Robin

Khatam bokep dulu si Joss baru ngoceh hahahaha.

Nun Urnoto

Mana Om Saut?hehe

Ujianto Sadewa

Film yang diangkat dari novel istilahnya ekranisasi. Namun tidak serta merta dan secara otomatis lalu diklaim begitu saja sebagai karya sastra. Sejak dulu novel War and Peace dibuat filmnya. Tetap saja yang dianggap sastra ya novelnya. Filmnya hanya sebagai satu tafsiran sutradara saja. Yang karya sastra ya novel aslinya.

Memang ada batasan karya sastra itu sendiri mengacu kepada teks/tulisan. Maka genre umum yang kita kenal adalah puisi, prosa (cerpen/novel), dan naskah drama (catat: naskahnya). Ketika bicara film, naskah bukan satu-satunya, tetapi ada artistik, keaktoran, sutradara, dll. sehingga tidak bisa lah itu dibilang (hanya)sastra.

Ujianto Sadewa

Film Rambo "First Blood" juga diangkat dari naskah novel kok. Tidak serta merta disebut karya sastra, tetapi film eksyen.

Ujianto Sadewa

Silakan bung Denny JA baca baca lagi tentang bedanya karya sastra dan ekranisasi. Cari di internet juga banyak kok. Semoga mendapat pencerahan.

Iwan Partiwa

Siapa yg mempunyai otoritas tuk nenbuat difinisi Sastra or menentukan ini karya sastra or bukan..?

selama tulisan siapapun dan sipembaca mendapat pengetahuan dan bahtinnya mendapat pencerahan/menikmati tulisan tersebut berarti itu karya sastra.. kata sipembaca.., jadi semua relatif.. lebih bagus tdk usah ngerinbutin karya orang kalau niatnya hanya tuk menjatuhkan.. lebih bagus semua induvidu dan semua kelompok berkarya aja.., tinggal pembaca/ masyarakat yg menikmati dan menilai..

Denny JA

Ini pernyataan praktisi yang arif bijaksana

Ujianto Sadewa

Siapa yang mempunyai otoritas untuk membuat definisi sastra? Para ahli sastra.

Silakan pelajari lagi teori dan definisi sastra, Pak. Minimal baca itulah bukunya Wellek dan Werren, Teori Kesusastraan.

Ujianto Sadewa

Jadi bagaimana pendapat anda tentang ekranisasi?

============

Budi Hutasuhut

Budi Hutasuhut Kalau Denny JA jadi kurator buku ASPI, saya yakin dia akan memasukkan Ebiet G. Ade, Leo Kristy, dan Iwan Fals dalam daftar sebagai penyair Indonesia. Lalu dia akan memasukkan Garin Nugroho sebagai sastrawan. Jadi, pantaslah kalau sutradara drama politik seperti dirinya masuk jadi sastrawan.

Denny JA

Kan Bob Dylan (jenis ebiet G Ade tingkat dunia) dapat nobel sastra..

Binhad Nurrohmat

Status ini adalah isyarat akan ada proyek mengangkat puisi esai menjadi film. Kalau benar, ada yang berminat?

Denny JA

Denny JA Prediksi yang inspiratif. Tengah dibuat 34 buku puisi esai menggambarkan batin indonesia di 34 propinsi. Insya allah dari 170 puisi esai program nasional itu akan ada yg diangkat ke layar lebar. Why not?

Faiz Ahsoul

Binhad Nurrohmat komentarmu malah dijadikan endors Denny JA utk proyek megalomaniacnya tuh hahhaaa...

Binhad Nurrohmat

Mungkin karena komentarku dianggap kharismatik, Faiz Ahsoul

Tulus Wijanarko

Saya ogah nonton film macam itu...

  • view 27