Karena Hidupmu Berharga

Debbye Sartikha
Karya Debbye Sartikha Kategori Puisi
dipublikasikan 12 Februari 2018
Karena Hidupmu Berharga

Apa yang kau cari ?
Kenyataan?
Ataukah kepalsuan?
Hingga tangan remuk disambut aungan batin.
Bukan sekedar nyanyian di sore hari
Namun jiwamu yang sunyi kini terkurung dalam sempitnya kata hati
Kau terlelap dibuai alunan kecohan 
Tak sadarkan diri 
Membawa diri kepada kejujuran makna
Sebenarnya dan sesungguhnya
Menelungkup sembunyikan mata
Takutkah kau?
Gentarkah kau?
Bising terasa dengan gemericik hujan senja
Perlahan menusukmu dalam ruang yang gelap
Bermimpikah kau?
Hujatan demi hinaan kau telan
Buang saja! Jangan disimpan! 
Luka. Pahit. 
Bukan itu sebenarnya musuh. Bukan !
Dirimulah yang sesungguhnya harus membuka mata
Itu hanyalah kepalsuan.

Hai si penjaga pagi
Sapaanmu meleraikan mimpi yang tak bertepi
Sudahi kemarinmu?
Sudikah kau terbangun dan berlari?
Pujian itu bak kicauan burung yang berdendang
Mengepak gemuruh nafas mengejar manisnya cahaya
Oh, cahaya putih nan berseri
Menerangi utuh suasana hati
Menjauhkan dari lamunan
Menapakkan senyuman berderai tawa
Sang surya tegak tinggi bersemangat. Tirulah !!
Kau harus memulainya.
Desiran angin membelai rambutmu, rasakanlah.
Sejuknya embun menyentuh kulitmu, resapilah.
Langit biru terang mendamaikan 
Ya, pagi syahdu menyimpan sejuta rasa yang tak terbendung
Sikapilah dan jalanilah harimu seperti menyambut hari baru.

Kemana kaki melangkah pagi tetap menyambut merdu.
Elokkan hatimu seperti menerima cahaya surya.
Luruskan langkahmu seperti membuka hari baru.
Karena hidupmu begitu berharga.

  • view 70