Manjani 2

Sarah Niati
Karya Sarah Niati Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 04 Agustus 2016
Manjani 2

Hey, malam sedang merajuk rindu bertumpuk menjadi satu. Rantai yg terdiri dr untaian2 kata jangan pun rapuh perlahan. Tapi aku tetap diam, rinduku beralur mengalir mengikuti arah hembusan angin yg menuju kepadamu. Ia kamu manjani, yang berada d kejauhan sana.

Entah apa yang kau lakukan, apkah kau sedang tersenyum, membaca, mengetik, bercanda dg yang lain atau justru telah berjalan menginjak kepada yg bernama mimpi indah. Yang aku tahu kita berada d bawah langit yang sama meskipun jarak ber mil-mil jauhnya. jujur saja Manjani aku rindu d dekatmu.

Senyumku terukir menjadi setengah lingkaran, bibirku komat kamit seperti dukun merapal mantra, mataku yg setengah sayu masih tetap terjaga melihat bayanganmu yg terus menari tiada henti d pelupukan ini. Manjani aku jatuh cinta, entah pada siapa. Mungkin saja padamu.

Rasa yg tk dapat aku jelaskan ini menyiksaku manjani. Kekhawatiran terus menerpa hatiku, mengingat bahagiamu disaat kau masih abu. Apalah dayaku, apalah artinya aku manjani, hanya sesosok wanita dengan nama Anna yg saat ini tengah dimabuk cinta olehmu. Kejamnya, mengapa ini hadir saat aku hendak melangkah maju.

Aku mulai lelah menunggu jawaban dari waktu, aku berdoa bahwa kau dapat menjadi batang yang kuat hingga ratingmu tak akan pernah sanggup melepaskan sehelai daun pun dr genggamanya, hingga anak kita bahagia (lho gak nyambung -_-). meskipun kelak cinta bukanlah segalanya, aku hanya ingin kau tetap tinggal dan kita bahagia.

sumber foto: plus.google.com

  • view 217