Dear Mr. Bossy...

Sara Loko
Karya Sara Loko Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 21 Juni 2016
Dear Mr. Bossy...

Dear Mr. Bossy,

Kurasa, inilah kita pada akhirnya. Harus Berakhir sebelum sampai akhir. Membuat hatiku tak ada pilihan lain kecuali patah, lagi.

Tak ada yang salah tak ada yang benar karna masing-masing dari kita memiliki alasan sebagai pembenaran. Barangkali kita memang tak ditakdirkan bersama. atau anggap saja begitu.

Aku tak membencimu, sungguh. Bahkan rasaku pun masih sama. Aku mencintaimu, Sangat. Tak peduli seberapa bejatnya kamu dulu, tak peduli seberapa sering kamu menjadi alasanku menangis, aku tetap mencintaimu, sangat mencintaimu.

Tapi barangkali ada saat dimana cinta saja tak cukup untuk bertahan dalam sebuah hubungan. Aku masih ingat kamu pernah memintaku agar kita jangan sampai belajar hidup tanpa kita. Aku tanpamu, kamu tanpa aku.

Tapi kita sepertinya lupa bahwa apa-apa bisa saja berubah seiring berjalannya waktu. Seperti dirimu yang kini telah memilih untuk belajar hidup tanpa kita.

Jadi kuputuskan untuk mengambil pilihan sepertimu, mulai belajar hidup tanpamu.

Bukannya aku sudah tak ingin menunggumu lagi. Hanya saja aku tak mungkin Stuck pada cerita kita yang telah sampai pada bagian akhir. Tak mungkin tetap stay sementara kamu telah memilih untuk baik-baik saja tanpa kita. Aku harus melanjutkan hidupku, membuka lembaran yang benar-benar baru tanpa kamu, tanpa kita.

Jujur aku takut, menjalani hidup tanpa kita. Tanpa kamu.

Tapi sudahlah, ini sudah berakhir. Tak ada lagi yang bisa ku lakukan selain melepaskanmu.

Aku pamit.

Semoga kamu tetap baik-baik saja tanpa aku. Teruslah berjalan menjemput masa depanmu, sementara aku akan berhenti dan menghilang dengan perlahan hingga saat kau sampai ke akhir perjalanmu nanti, kamu tak akan menyadari bahwa aku sudah tak ada di sisimu lagi..

Aku pamit,

 

Dari aku yang pernah memimpikan ending bahagia bersamamu

  • view 142