Salah Fatal dan Penyesalan

Sapi Moe
Karya Sapi Moe Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 27 November 2016
Salah Fatal dan Penyesalan

Haaah,.. sudah lama saya tak menulis disini. 

Galau beribu galau saat itu yang saya rasakan. Kenapa galau? Karena banyak pertimbangan ingin resign atau tidak. Keinginan resign saya hanya ingin belajar didunia baru dan mau keluar comfort zone. Yes, saya ingin sekali banyak belajar di dunia perbankan. 

Sudah hampir 2 tahun lamanya saya berada dinaungan Bank Biru, dulu saya memang sangat bermimpi ingin kerja disana. Hampir 2 tahun saya banyak mengenal orang dan banyak teman, walau saya orangnya terlalu pendiam dan jarang komunikasi kalau bukan masalah kerjaan, sehingga banyak menyangka saya orang yang sombong. Ya biarkanlah.. 

Dan beberapa 2 bulan sebelum 2 Tahun saya mendapatkan peluang dan kesempatan untuk interview di Bank lain kita sebut saja Bank Merah sebagai Desk Call. Oh Tuhan... Mungkin orang mengira saya ini gila karena kerjaan saya dulu hanya main data nasabah, sekarang harus menelepon nasabah. Tapi diri ini gak pernah mengubris apa yang dibilang orang, mungkin karena penasaran dan ingin belajar didunia Desk Call. Fine, saya akhirnya resign untuk menjadi Desk Call. 

Bukan itu permasalahan saya... Saya telah mengecewakan banyak orang di Bank Biru. Karena dulu sebelum saya bekerja dibagian Retail Banking saya dipromosikan oleh Line Manager saya karena mungkin tahun 2017 tidak ada perpanjangan kontrak, karena lagi ada pengurangan karyawan sehingga LM saya mempromosikan saya ke bagian Retail Banking dan 5 bulan 9 hari saya menjadi bagian karyawan Retail Banking. Oh Tuhan, rasanya hati ini ingin menangis karena hamba sudah mengecewakan LM saya yang lama dan LM saya yang 5 bulan ini. Saya tidak ingin rasanya seperti ini cara keluar dari kantor itu. Tapi apa daya Bank Merah tidak mau kompromi untuk menunda masuk dan mau secepatnya masuk. 

Tuhan, mungkin ini keputusan yang benar untuk resign karena saya ingin belajar banyak diperbankan, tapi bukan seperti ini yang hamba mau. Tuhan, apa yang bisa hamba lakukan saat ini biar bisa menebus semua kesalahan saya? 

Semoga kesalahan ini tidak akan terulang dan saya akan lebih baik lagi untuk menjadi karyawan. Walau ingin sekali memiliki usaha. Tapi yasudahlah... ada impian saya yang sudah pupus. 

  • view 300