Karena Alam adalah Kemauan

Cahyono Ananta Toer
Karya Cahyono Ananta Toer Kategori Motivasi
dipublikasikan 17 Maret 2016
Karena Alam adalah Kemauan

Melemah dan merendah atas rasa dingin menggigil,

Berteriak hati seakan tak kuasa,

Bercengkrama dengan mata air tak berpihak,

Hanya berharap atas keajaiban Sang Pencipta,

Alam itulah harapanku,

Oh, Manusia muka bumi. Alam adalah kemauan bukan sekedar keharusan,

Bukan hanya untuk dirawat, dijaga dan dinikmati, melainkan lebih dari sumber kehidupan.

?

Dari deretan puisi diatas sebatas pengantar tulisan sederhana ini. Nama itu (alam) selalu ada dalam "sandi" hidupku, mudah untuk kita cari tapi susah untuk dideteksi orang. Karena aku yakin bahwa itu berkat dari kepercayaan dan kejujuran. Kesederhanaan ini bukan semata-mata ketidakberdayaan atau tak wajar, tapi justru ini bagian dari kesempurnaan hidup. Namun, semuanya akan bahagia dengan segala keterbatasan.

Hidup tak semudah apa yang dirumuskan dalam ide brilian tapi jauh dari pemkanaan hidup yang begitu rumit macam Mario Teguh ini. Maka bermainlah sampai kelar, jangan sesekali meninggalkan permainan yang belum kelar. Karena itu menandakan kalo kamu pecundang atas hidup yang menakdirkanmu terlahir.

Sesekali aku bergumam, ?salahkah aku menggebu-gebu mencoba membangunkan makhluk unik itu?. Iya, karena alam itu adalah kemauan. Tentunya, hidup tak selalu sebanding dengan sebuah kemauan Cinta yang digemari banyak remaja masa kini dan kekinian katanya. Cinta hanya sebatas cara yang dimainkan dalam dinamika hidup seseorang, tak menutup kemungkinan dijumpainya kegagalan. Maka, saat orang mengalami kegagalan cinta, itu ibarat kata pepatah: "terkadang angin berhembus tak sesuai dengan keinginan nakhoda". Hidup lebih rumit dari apa yang disampaikan pepatah ini tentunya.

  • view 235