Masalahnya Bukan Hanya Aku dan Kamu

santi rizki
Karya santi rizki Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 20 Februari 2016
Masalahnya Bukan Hanya Aku dan Kamu

?

Hmmmm.... Masalah jodoh kayanya memang selalu asyik untuk dibicarakan apalagi di kalangan muda mudi yang belum punya pasangan. Pernah ga kamu mikirin siapa jodoh kamu? Dimana dia sekarang? Sedang apa dia sekarang? Kalo sudah punya pacar, pasti pertanyaan kamu begini ?Apakah dia jodohku? Semoga dialah pangeran yang akan mengambil aku sebagai putrinya?, dan masih banyak rentetan pertanyaan semacamnya. Atau terkadang saking dalamnya memikirkan jodoh syair pun tertulis di buku harian kita.

?Aku menulis ini untukmu

Entah siapa

Namun aku yakin ini untukmu,

Iya untukmu, yang telah disipkan Tuhan untuk menemani hidupku

Lagian ini buka hanya masalah aku dan kamu melainkan individu baru yang kelak akan mencatatkan nama kita di riwayat hidupnya, bukankah telah Tuhan tentukan seseorang akan lahir jam sekian dari orang tua bernama......dan.....

Aku berharap ketika aku berdoa untuk kebaikanmu di sana

Kamu juga mendoakan untuk kebaikanku di sini

Tidak perlu khawatir, fokus saja pada apa yang harus kamu kerjakan untuk masa depanmu

Karena aku tidak akan kemana-mana

Tuhan akan menjagaku, karena aku diciptakan untuk menemanimu

Sekarang aku juga hanya akan fokus pada pekerjaanku, aku yakin kamu telah menunggu. Karena memang hanya kamu yang menungguku, aku tidak ingin terbuai cinta semu dan memperjelas yang tidak jelas.

Tuhan menciptakan kita seperti puzzle, namun untuk menunggu matang secara biologis dan psikologis Tuhan memisahkan kita dulu, dititipkan pada orang tua kita masing-masing. Makannya kamu merasa gelisah karena memang ada bagian yang hilang darimu, bukankah Hawa adalah tulang rusuk yang hilang dari tubuh Adam? Potongan yang hilang itu adalah aku.

Puzzle? Ya kalau bagian yang hilang itu tidak diisi dengan potongan yang bukan dari bagiannya, dipaksakan sekeras apapun ya ngga akan cocok.

Suatu saat ketika Tuhan merasa kita telah siap, maka seketika Dia akan mempertemukan kita. Bahkan dengan cara yang tak terduga dan susah untuk dipercaya.

Namun begitulah jodoh sungguh misterius!!

Seperti ?kisah nyata pertemuan jodoh seorang aa aa yang aku baca di sebuah web. Ceritanya dia sudah lama pacaran dengan seorang gadis dan memutuskan untuk melamarnya. Berangkatlah dia bersama keluarga untuk melamar gadis tersebut, tak taunya ketika sampai rumah gadis pujaan si aa yang mau melamar memutuskan untuk membatalkan lamaran karena lirikan gadis lain di rumah itu terlanjur menawan hatinya, sontak kedua keluarga menjadi terperanjat. E do do e.. gimana ceritanya ya ko bisa memutuskan secepat kilat gitu? Tapi ya gimana lagi ya namanya juga jodoh.

Mengurungkan lamaran dia membuahkan keputusan baru yang tidak kalah mengejutkan yaitu melamar gadis yang baru dilihatnya sampai kursi pelaminan mengharuskan mereka duduk bedampingan sebgai mempelai pengantin yang bahagia. Pasti banyak yang bertaruh bahwa gadis yang dinikahinya itu memiliki paras yang lebih cantik, pintar, kaya atau lain-lainnya. Ternyata tidak teman-teman, si aa itu mengatakan sendiri melalui tulisannya bahwa istrinya itu tidak lebih cantik dari mantan pacarnya, tingginya juga hanya se dada di dia?beda sama mantan pacarnya yang tingginya hampir sama, masalah lebih kaya atau lainnya ah tidak juga. Lalu kenapa ya bisa begitu? Ya mungkin seperti yang saya katakan tadi, bagian puzzle yang hilang itu harus diisi dengan potongan yang memang bagian dari puzzle tersebut, tidak peduli lebih jelek atau lebih bagus, pokoknya ya harus sama potongan itu juga.

Lalu bagaimana dengan kisah mantan pacarya yang tidak jadi dilamar, ah dia sih tidak apa-apa (setidak apa-apanya ya rasa sakit mah pasti ada lah)?dia berlapang dada, planet manapun tidak akan mampu melawan garis edarnya sungguh hanya bisa tunduk pada aturan dan ketetapan Sang Pencipta. Untuk mendapatkan keadaan yang lebih baik orang memang harus menelan pil pahit.

Tentu pembaca bertanya-tanya tentang siapakah wanita beruntung yang tiba-tiba dijemput jodoh itu, setelah sekian lama menunggu dan hampir putus asa apalagi setelah rombongan calon suami adiknya datang untuk melamar dan menentukan tanggal pernikahan. Siapa yang tahu rencana Alllah SWT, tidak pernah terbersit dihatinya rombongan tersebut adalah sanak saudara yang mengantarkan jodoh kepadanya. Pun bagi pria pemberani mengambil keputusan ini juga tidak ada rencana untuk membatalkan lamaran kemudian segera meminang gadis lain yang tidak lain adalah kaka kandung wanita yang akan diajaknya bersanding di pelaminan. Manusia memang hanya bisa menyusun rencana, tetapi Allah selalu memiliki renaca yang lebih baik. Beliau menyarankan hendaknya mencari jodoh dengan cara yang rasional dan mengikuti perintah-Nya seperti mengisi waktu dengan terus memperbaiki diri dan menjamin masa depan apabila ingin mendapatkan pasangan yang baik bukannya menghabiskan waktu dalam buaian ikatan palsu. Sekian tahun merajut kasih namun koyak begitu saja dalam hitungan menit.

Aku menebak-nebak kamu sedang apa dan dimana sekarang?

Namun, kamu adalah cermin diriku

Aku percaya Tuhan hanya menyampaikan kebenaran dan tidak akan mengkhianati kata-katanya

?Yang baik untuk yang baik, yang tidak baik untuk yang tidak baik?

?

?

?

?

  • view 296