Sesal tlah usai

Santika Ilmiadewi
Karya Santika Ilmiadewi Kategori Motivasi
dipublikasikan 02 Maret 2017
Sesal tlah usai

Lelah,  lesu,  kantuk,  pegal, pusing, bahkan merasa tidak sanggup adalah perih.  Berjalan diatas percikan kaca,  sakit..  Sakit...  Sakit...  Aku bukanlah pesulap yang bisa menahan sakitnya. 

Ketika aku mengingat kemarin,  aku menyesali.  Kenapa tak marah Dan bentak saja orang yang menyuruh Ku berjalan diatas percikan kaca Itu.  

Ketika aku mengingat kemarin,  kenapa tak Ku akhiri saja kesanggupan Ku.  Aku menyesali ya..  Aku menyesali... 

Hari ini...  Aku berfikir kembali,  terus berfikir Tampa melihat ke arah lain.  

Dan Apa yang Ku dapat?? Hanya sesal Dan sesal.  

Hari ini lagi..  Aku mencoba melihat ke arah yang lain.  

Aku merasa sama saja dengan kemarin,  tapi aku harus mengalahkan rasa sesal. 

Aku sudah berpengalaman menyesal,  aku ingin terbiasa dengan pengalaman yang lebih manusiawi.  

Aku berjalan ke ujung jalan,  mencari Cara agar tidak merasa sakit lagi.  

Dan aku berjalan Tampa arah,  sesekali aku melihat ke atas barangkali Ada petunjuk jalan.  

Dan ketika aku menengok kebawah , Aku tidak sengaja menemukan sandal beralas besi..  Sungguh aku tidak sengaja..  

Dan Ku bawa pulang,  lalu Ku berjalan diatas percikan kaca. 

Dan aku menemukan pengalaman baru yang lebih manusiawi.  

 

 

  • view 73