Kisah Di Balik Hadiah (3)

Sanjaya San
Karya Sanjaya San Kategori Inspiratif
dipublikasikan 04 Maret 2016
Kisah Di Balik Hadiah (3)

Sekalipun memberi itu tidak melulu soal balasan atau timbal balik tapi sudah sepatutnya dan sangat lumrah bila sebuah pemberian itu disyukuri. Wujud rasa syukur itu sangat banyak, salah satu yang akan saya kisahkan kali ini adalah dengan 'berbagi'.

Dalam sebuah tradisi di desa Slahung, Ponorogo. Panen padi adalah sebuah hadiah paling berharga bagi masyarakatnya, bagaimana tidak sebab hadiah dari Allah itulah yang dapat mencukupi kebutuhan hidup mereka.

Sebagai rasa syukur, mereka melakukan sebuah prosesi yang isinya adalah bersyukur dengan doa, bersyukur dengan silaturahmi, dan bersyukur dengan berbagi. Dalam sebuah syukuran panen raya, mereka sibuk memasak makanan yang semuanya dominan olahan beras-sebagai komoditas utama panen raya. Beras diolah menjadi berbagai macam makanan dan penganan. Ada bermacam-macam nasi, kue, dan kudapan lain yang semuanya berbahan dasar beras.

Semua makanan itu akan didoakan bersama, kemudian mereka akan saling berbagi satu sama lain, saling membawa makanan, dan saling memberi makanan sebagai hadiah. Bagi mereka hadiah berupa makanan adalah wujud rasa syukur yang luar biasa. Mereka percaya bahwa memberi adalah sebuah kebaikan. Jadi satu kebaikan akan membuahkan dan menularkan kebaikan selanjutnya.
Untuk itulah, hingga saat ini tradisi tersebut masih tetap lestari.

Ini kisahku, mana kisahmu? #KisahDiBalikHadiah ?#?YesniaGift? ?#?Tradition??#?Heritage? ?#?culture? ?#?IntangibleHeritage? ?#?ThePowerOfGiving?

  • view 129