Apa sih Penyebab Jerawat Yang Paling Ngeselin?

Sal Alfarisi
Karya Sal Alfarisi Kategori Kesehatan
dipublikasikan 13 April 2018
Apa sih Penyebab Jerawat Yang Paling Ngeselin?

artikel kesehatan - Penyebab jerawat terjadi karena folikel rambut yang tersumbat oleh percampuran sel kulit mati, kotoran, dan sebum (zat yang diproduksi kelenjar minyak yang berfungsi mencegah kekeringan pada kulit). https://pirjoqw.blogspot.com/ 

Lalu, peradangan yang terjadi pada daerah sumbatan tersebut disebabkan karena infeksi bakteri.

Masalah jerawat pada kulit dapat ditandai dengan munculnya gejala bintik-bintik pada beberapa bagian tubuh seperti wajah, leher, dada dan punggung. Hal ini pasti mengganggu kecantikan kulit anda.

Komedo hitam dan komedo putih merupakan gejala bintik-bintik tersebut. Bintik yang parah dapat berisi nanah dan kista sehingga akan meninggalkan bekas luka.

Selain gejala tersebut jerawat juga dapat membuat kulit akan terasa sakit saat disentuh.

Pori-pori kulit yang terbuka akibat sumbatan folikel bisa menimbulkan komedo hitam.

Sebaliknya, jika sumbatan folikel tersebut berada tidak jauh di bawah permukaan kulit dan menciptakan tonjolan akan menimbulkan komedo putih.

Jangan menganggap remeh pada jerawat biasa dan komedo karena kondisi tersebut bisa berkembang menjadi jerawat parah.

Misalnya berkembang menjadi pustula, papula, nodul, atau bahkan kista apabila sumbatan folikel turut dijangkiti oleh bakteri kulit. Baca juga cara menghilangkan jerawat

Faktor-faktor penyebab jerawat yang paling ngeselin

https://lifestyle-people.com/

1. Perubahan Hormon

Penyebab jerawat terjadi karena perubahan pada hormon selama masa puber berdampak pada kelenjar penghasil minyak yang letaknya dekat dengan folikel rambut dikulit. Baca tentang pengertian jerawat.

Produksi sebum pada wajah yang semakin banyak disebabkan karena peningkatan aktivitas kelenjar. kotoran dan sel kulit yang mati biasanya akan bergabung pada tumpukan sebum

Pada saat pori-pori tersumbat dan dengan banyaknya sebum pada permukaan kulit, bakteri yang disebut Propionobacterium acnes akan berkembang dengan cepat dan akan melepaskan semacam zat iritan yang akan mengiritasi kulit.

Kulit akan memerah dan membengkak disebabkan karena efek iritasi. Disamping itu nanah juga akan timbul dibalik kulit.

Lapisan dalam folikel rambut juga menebal akibat perubahan kadar hormon dan menyebabkan tersumbatnya pori-pori kulit. Meski kulit sudah dibersihkan, penyumbatan penyumbatan pori-pori ini tidak akan hilang.

Wanita yang mengalami perubahan hormon yang terjadi selama siklus menstruasi dan masa kehamilan (muncul pada tiga bulan pertama kehamilan).

2. Masa Pubertas

Masa pubertas biasanya dialami oleh remaja. Mereka yang biasanya sangat rentan terkena jerawat ketika memasuki usia 14-19 tahun. Wajah merupakan bagian tubuh yang rentan ditumbuhi jerawat.

Pada masa pubertas, produksi sebum oleh kelenjar minyak akan meningkat seiring dengan tingginya produksi hormon testosteron.

Dan terkadang, produksi sebum tersebut melebihi kuantitas yang dibutuhkan oleh kulit

3. Efek Samping Penggunaan Kosmetik

Pemakaian kosmetik yang tidak sesuai dengan jenis kulit akan berdampak negatif terhadap kulit Anda.

Efek samping negatif seringkali timbul karena pemakaian kosmetika yang salah.

Hal ini dapat menyebabkan kelainan pada kulit berupa kemerahan, gatal noda hitam hingga munculnya jerawat. 

4. Iritasi Akibat Benda yang di Gunakan

Bintik jerawat juga bisa muncul akibat gesekan atau tekanan dari material yang kita pakai terhadap kulit secara terus-menerus.

Contohnya bintik yang muncul di kening akibat terlalu sering mengenakan ikat kepala dan bintik di punggung akibat rutin memakai ransel.

5. Kecanduan Merokok

Merokok sambil ngopi memiliki efek samping yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Apalagi pada kaum wanita yang pernah merokok di masa remajanya, hal ini memiliki kemungkinan resiko lebih tinggi terkena jerawat saat dewasa.

Seseorang yang merokok dapat menyebabkan jerawat non-imflamasi yang biasanya terjadi ketika folikel rambut terbuka dipermukaan kulit yang menimbulkan bakteri.

Sehingga kondisi ini juga bisa memicu penyumbatan pada pori-pori kulit yang akan menimbulkan komedo dan berujung muncul jerawat. Hati-hati juga terhadap penyakit stroke.

6. Stres

Saat Anda mengalami setres berat, maka zat minyak atau sebum akan lebih cepat terbentuk, sehingga menimbulkan jerawat.

Untuk menghilangkan stress pada jerawat, hal yang perlu dilakukan yaitu bagaimana menghadapi stress dengan baik. Atur lah waktumu agar bisa beristirahat.

Strees dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan serta kondisi kesehatan kulit Anda.

7. Efek Samping Obat-Obatan

Hal ini biasanya terjadi pada penggunaan obat Lihium, Steroid, dan Antiepilepsi. Suplemen vitamin B2, B6, dan B12 juga dapat menyebabkan efek samping berupa jerawat.

8. Keturunan

Faktor keturunan dari orangtua yang bermasalah dengan jerawat, juga memiliki resiko yang besar pada Anda. Bahkan sebelum kita memasuki usia dewasa tingkat keparahan jerawat bisa lebih tinggi.

Baca juga tentang penyakit diare, pengertian sakit kepala , pengertian insomnia
Baca juga alat medis dan fungsinya , kerajinan tekstil

  • view 86