Nama-Mu Abadi

saiqoh dianah
Karya saiqoh dianah Kategori Puisi
dipublikasikan 02 Mei 2016
Nama-Mu Abadi

Saat hari temaram itu,

Lampu-lampu yang merah itu,

Seperti detikan-detikan waktu,

yang bersiap membunuhku, tapi

nama-Mu masih di situ,

menggaung menggema tak karu.

 

lalu, lampu-lampu yang kuning

mulai mencekik,

Aku mengerang, napasku serabut. tapi,

nama-Mu malah menukik dan kembali terbang,

menukik lagi dan terbang lagi

di langit-langit ruang hati.

 

Dan dalam sadarku

yang tinggal separo, tinggal seperlemparan batu.

nama-Mu tepat terucap di lisanku, sewaktu

aku terjatuh, terjerembab dalam

liang rindu, di situ aku t'lah tau,

nama-Mu abadi.

di dalam jiwaku, selalu.

 

02/05/16

  • view 101