Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Lainnya 23 Februari 2016   16:31 WIB
Joke Antar Bangsa

Sebuah joke lama mengatakan bahwa surga terjadi ketika para chef adalah orang-orang Perancis, polisi adalah orang Inggris, para pecinta adalah orang Italia, teknisi mesin adalah orang Jerman dan semuanya diorganisir oleh orang Swiss. Sementara neraka tercipta jika yang jadi chef adalah orang Inggris, polisi orang Jerman, pecinta orang Swiss dan semuanya diorganisir oleh orang Italia.

Di Indonesia joke semacam ini bertebaran di warung-warung kopi, pangkalan ojek, kafe, televisi, sampai ruang-ruang seminar. Joke tentang orang Batak dan logatnya yang khas. "Semua yang ada di laut boleh dimakan. Asal jangan kapal pesiar. Itupun karena keras."

Demikian pula joke tentang orang-orang Madura yang cerdas dan berpikir tanpa neko-neko. Suatu ketika, menurut sebuah joke, seorang tukang becak berkebangsaan Madura bernegosiasi tentang calon penumpang. Sang tukang becak menawarkan harga sewa 5000 rupiah. Sementara sang calon penumpang menawar 2000 rupiah. Penumpang: "2000 aja. Itu rumahnya kelihatan kok. Masak 5000?" Dengan cerdas si tukang becak menjawab: "Kalau soal kelihatan, bulan juga kelihatan, dek."

Seorang teman saya bisa semalam suntuk bercerita soal joke-joke tentang orang-orang dari kotanya, Surabaya. Dan semalam suntuk itu pula kita bisa terpingkal-pingkal tertawa. Seorang penjual ayam di suatu pasar di Surabaya, ini lagi-lagi cerita joke, tawar menawar dengan pembeli. Harga seekor ayam ditawarkan 20 ribu rupiah. Ditawar 10 ribu rupiah oleh pembeli. Karena sang pembeli menawar terlalu rendah, sang penjual berkata "Dek, kemoceng aja yang hanya ada bulu ayam tanpa daging 15 ribu. Ini dengan dagingnya masak ditawar 10 ribu, dek." Selanjutnya, silakan tambahkan sendiri cerita-cerita lucu lain. Saya percaya, anda punya lebih banyak cerita lucu dan bisa mendemonstrasikannya dengan lebih kocak.

Joke tentang keunikan bangsa-bangsa bisa menjadi sangat hidup di tangan seorang komedian. Di Australia, salah satu negara dengan keragaman budaya yang begitu besar, acara-acara stand up comedy sangat akrab dengan tema-tema joke antar bangsa. Sebuah acara reality show bernama "Muslim Shore" di stasiun televisi SBS sangat terkenal di negeri ini.

Acara yang tayang pada prime time ini mengangkat tema seputar kehidupan orang-orang Islam di Australia. Acara ini tidak segan-segan memparodikan pelbagai kebiasaan masyarakat Muslim Australia, pandangan mereka tentang "orang lain", juga pandangan orang-orang "lain" itu tentang Islam dan orang Islam. Ada banyak stigma yang diparodikan. Stigma tentang orang Islam. Stigma tentang orang luar Islam. Acara yang diperankan oleh anak-anak muda Muslim Melbourne itu memparodikan apa saja seputar Islam dan umat Islam. Kekolotan diolok-olok dengan jenaka. Mereka yang anti-Barat dan anti-Islam sama lucunya.

Di luar itu, tentu saja terdapat banyak sekali joke dan parody dari dan tentang orang-orang dari pelbagai negeri Muslim. Parodi tentang logat orang-orang IPB (India, Pakistan, Banglades). Juga tentang kebiasaan orang-orang Turki. Aksi-aksi foto selfie dan apa-saja-difoto masyarakat Muslim Asia tenggara dan Cina juga tak luput dari parodi.

Joke-joke ini bisa menggambarkan banyak hal. Joke ini bisa menyiratkan suatu pandangan bahwa masing-masing bangsa memiliki karakter unik yang berbeda satu sama lain. Ada imajinasi bahwa keunikan masing-masing bangsa itu adalah keunggulan komparatif. Dalam ilmu ekonomi mikro, maksimalisasi keunggulan komparatif melalui spesialisasi kerja akan mendatangkan keuntungan maksimal.

Betul bahwa joke antar-bangsa juga bisa dan memang seringkali muncul dalam bentuk olok-olok terhadap bangsa lain. Bagian ini memang perlu dihindari. Tidak perlu diterangkan panjang lebar bahwa keunggulan masing-masing orang tidak ditentukan oleh dari bangsa mana aliran darah dalam tubuhnya mengalir, atau dari agama mana adonan kulit yang mewarnai parasnya. Keunggulan bisa diperoleh dari manapun. Bangsa, suku, etnis, agama, dan sejenisnya tidak banyak punya peran di sana.

Lebih dari itu, masakan Italia memang sangat enak. Surga tercipta ketika orang Italia memasak.

Sumber Gambar:?http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2013/01/31/article-0-1743C409000005DC-965_634x553.jpg

Karya : Saidiman Ahmad