Katanya Kita Merdeka

Safrullah Hidayat
Karya Safrullah Hidayat Kategori Puisi
dipublikasikan 14 Agustus 2016
Katanya Kita Merdeka

Katanya Kita Merdeka
By: ABI(Arif B Isknadar)
Katanya kita merdeka
Tapi apa-apa mahal harganya
Katanya kita merdeka
Tapi apa-apa impor adanya
Katanya kita merdeka
Tapi apa-apa asing yang punya
Katanya kita merdeka
Tapi negara banyak ngutang kemana-mana
Katanya kita merdeka
Tapi pajak rakyat menjadi sumber utama pemasukan negara
Katanya kita merdeka
Tapi rakyat jelata tetap merana
Katanya kita merdeka
Tapi pendidikan tak ada yang cuma-cuma
Katanya kita merdeka
Tapi biaya kesehatan gratis hanya katanya
Katanya kita merdeka tapi apa-apa made in cina
Katanya kita merdeka
Indonesia tanah air beta
Tapi tanah dan air kini sudah dikapling-kapling pengusaha mancanagara
Katanya kita merdeka
Tapi undang-undang kita dikonsep imf dan bank dunia
Uu migas, uu listrik dan masih banyak yang lainnya
Katanya kita merdeka
Tapi emas perak migas dan aneka tambang lainnya
dikuasai sepenuhnya amerika, eropa dan cina
Katanya kita merdeka
Tapi bikin undang-undang harus studi banding ke eropa, amerika dan negara penjajah lainnya
Katanya kita merdeka
Tapi bangsa sendiri dipajaki dan dipungli di mana-mana
Katanya kita merdeka
Tapi korupsi selalu menghiasi layar kaca
Katanya kita merdeka
Tapi narkoba menjadi sumber penghasilan utama sejumlah oknum di badan narkotika
Katanya kita merdeka
Tapi pengangguran terjadi di kota dan di desa
Sementara pekerja cina terus diimpor hingga menguasai lapangan kerja
Katanya kita merdeka
Anak-anak yatim dan anak-anak terlantar dipelihara negara
Karena dipelihara negara pantas saja mereka terus ada dan makin berlipat jumlahnya
Katanya kita merdeka
Tapi ternyata itu hanya milik mereka yang punya tahta punya kuasa
Sementara bagi rakyat jelata merdeka adalah bullsit belaka...
Katanya kita merdeka
Tapi setiap 17 agustus rakyat hanya berebut pensil, payung atau sepeda
Itu pun dg peluh campur oli di sekujur tangan kaki dan muka
Dalam ritual tahunan lomba panjat pinang yg dipasangi bendera
Sementara freeport exon mobile dan petrocina
Berebut kekayaan kita justru di depan mata
Dan itu sudah berlangsung lama
Bahkan tak lama pasca kita meneriakkan kata merdeka
Maka seorang petani di desa kecil di pulau jawa bertanya-tanya:
Kapan masa merdeka ini segara sirna?
karena penjajah belanda tak pernah gusur tanahnya
Mereka hanya sita hasil panennya
Sementara di alam merdeka
Bukan hanya hasil panennya yang dirampas negara dg harga semurah-murahnya
Tapi juga sekian hektar sawahnya
Dibuldozer atas nama pembangunan dan kepentingan negara
Padahal sawah-sawah itu menjelma
Jadi hutan beton dalam rupa mal-mal dan gedung-gedung bisnis lainnya
Karena itu sekali lagi sang petani bertanya-tanya:
Kapan masa merdeka ini segera sirna?

  • view 248