Bedah Lagu : Andaikan Kau Datang Kembali

Saefaz Azis
Karya Saefaz Azis Kategori Inspiratif
dipublikasikan 11 Maret 2016
Bedah Lagu : Andaikan Kau Datang Kembali

?

Andaikan kau datang kembali

Jawaban apa yang kan ku beri

Adakah jalan yang kau temui

Untuk kita kembali lagi

?

Mata kecilku sayup-sayup mulai terbuka dari mimpi siang sejenak, menatap dinding berangka empat. Cahaya matahari mulai meredup diufuk barat, telinga kecilku sayup-sayup terdengar untaian nada lagu Koes Plus, seakan menjadi backing vocal, suara bapak mengikuti latunan nada indah itu. Radio tape hitam jadul kembali memutar lagu kesukaan bapak, Andaikan kau datang kembali.

~~~

Saat itu, tanganku kembali dipegang dan dituntun menyebrangi panjangnya sungai Serayu Banyumas. Tanggannya begitu erat memegang tangan kecilku ini, menjaga raga kecil ini untuk tidak terjatuh kedalam sungai yang dalam itu. Sembari memandang indahnya alam disekeliling sungai Serayu, bapak kembali bernyanyi lirih, lagu Adaikan kau datang kembali, terdengar lagi ditelinga kecil berusia enam tahun waktu itu.

?

Andaikan kau datang kembali

Jawaban apa yang kan ku beri

Adakah jalan yang kau temui

Untuk kita kembali lagi

?

Waktu berlalu cepat, bapak sudah meninggalkan aku yang sekarang sudah mulai beranjak dewasa. Menemui sang penciptanya, mungkin Allah sudah merindukan kehadiran bapak disisiNya sehingga bapak dipanggil terlebih dahulu dari pada kakek dan nenekku.

Guys., pernah dengerin lagu Andaikan kau datang kembali ? kalau aku termasuk yang paling sering dengerin lagu ini, asli bagiku ini lagu yang membuat aku speechless ?dan melting. Lagu ini malah bisa membuatku menangis berjam-jam, apa lagi pas dilirik reff nya itu. Wiuhh., seketika itu aku sering menginggat alm Bapak, menginggat kasih sayang dan pengorbanannnya. Sungguh itulah hal yang utama membuatku dapat menangis berjam-jam.

Tahu kah kalian sob ? sebenernya pencipta lagu ini (Koes Plus) membuatnya objeknya bukanlah ke horizontal melainkan ke vertical, ya bukan hubungan antara manusia, melainkan hubungan mahkluh dengan Tuhannya. Apalagi? bagi orang yang merasa kehlangan seseorang, bukan !.? Entah, tapi aku pasti bisa mengingat bapak dari lagu ini.

Guys, kali ini ditulisan ini aku ingin membedah lagu ini kepada kalian semua. Apa maksud dari semua lirik itu ? mengapa ?Tony Koeswoyo (personil Koes Plus) sang pencipta lagu itu membuatnya ? apa memang benar ini lagu vertical ? bukan horisontal ? apakah benar juga, jika lagu ini adalah sebagai bentuk pertobatan kepada sang Kholik ? udah deh ga usah berbelit, yuk kita bedah lagunya bareng-bareng dari sumbernya, cek it dot.

###

Seperti biasa, agenda bulanan kehidupanku berada di Ibu Kota adalah mengembelkan diri dan bercinta hingga adzan subuh berkumandang di Taman Ismail Marzkui Jakarta Pusat. Ya agenda Kenduri Cinta, majelis maiyah bersama Cak Nun dan kawan-kawan lainnya. Disalah satu agenda bulanan itu, kita kedatangan putri-putri dari personel Koes Plus. Nah saat itu lah bedah lagu itu disampaikan oleh Cak Nun dan para putri sang personel Koes Plus.

?

Terlalu indah dilupakan,

Terlalu sedih dikenangkan

Setelah aku jauh berjalan

Dan kau ku tinggalkan

?

Jadi, sang pencipta ?Tony Koeswoyo dulu adalah seorang yang biasa dikatakan oleh orang banyak adalah orang yang ?Nakal?, Minum-minuman, narkoba dan hal-hal yang buruk sering dia lakukan dulu, baginya hal itu terlalu indah untuk dilupakan begitu saja, dan tentunya terlalu sedih untuk dikenang dalam kehidupannya. Setalah aku jauh berjalan, dan kau ku tinggalkan, Setelah ?Tony Koeswoyo bertambah usianya, bertambah angka kehidupannya, bertambah dekat pula dengan ajal kematian, semakin jauh berjalan di dunia ini, dia semakin meninggalkan sang kholik, sang penciptanya. Kau pada lirik dan kau ku tinggalkan itu berarti Allah SWT sang pemberi nafas.

?

Betapa hati ku besedih

Mengenang kasih dan sayang mu

Setulus pesanmu kepadaku

Engkau kan menunggu

?

Betapa hati ku besedih, Mengenang kasih dan sayang mu. Sang penulis lagu merasa sedih, karena dulu saat mengalami masa-masa silamnya, dia begitu merasa hina. Namun, karunia, cinta serta kasih sayang sang Kholik masih tercurahkan, masih dirasakan oleh sang penulis bahkan saat dia berbuat hina, berbuat dosa, bermaksiat. Dengan Raman dan Rohimnya Allah tetap memberikan kenikmatan dalam hidupnya.

Setulus pesanmu kepadaku, Engkau kan menunggu. Allah sudah berkali-kali memberi pesan, memberi peringatan melalui para Rasul, Nabi dan Ulama Nya. Tapi saat itu, sang penulis belum saja untuk bertobat dari kemaksitannya, bahkan Allah rela menunggu tobat sang penulis, Allah tak serta merta langsung mematikan atau menyabut nyawa sang penulis. Allah masih berbelah kasih terhadap sang penulis, memberi waktu untuk tetap bertobat.

?

Andaikan kau datang kembali

Jawaban apa yang kan ku beri

Adakah jalan yang kau temui

Untuk kita kembali lagi

?

Ini adalah lirik reffnya, yang sangat membuat bulu kudukku merinding, membuat air mataku mengalir tanpa sadar. Andaikan kau datang kembali, sang penulis berandai-andai jika Allah mengembalikan waktu masa-masa kegelapannya, Jawaban Apa yang kan ku beri, sang penulis merasa bingung, apa yang akan dilakukan sang penulis saat? dulu kala ? apa yang akan dia bicarakan, aa yang dia jawab, jika Allah mencabut nyawanya saat itu ? Adakah jalan yang kau temui, adakah jalan Allah atau cara Allah untuk mengulangi masa-masa lalu ? Untuk kita kembali lagi, untuk bisa merubah tingkah laku sang penulis saat dulu, merubah yang buruk menjadi baik. ??

?

Bersinarlah bulan purnama

Seindah serta tulus cintanya

Bersinarlah terus sampai nanti

Lagu ini ku akhiri

?

?Bulan Purnama adalah simbol dari Rasul, simbol dari nabi, simbol dari para ulama, dan symbol dari segala sesuatu yang memantulkan cahaya cinta Allah. ?Bulan purnama adalah mahkluk yang memancarkan dan memantulkan cahaya dari Matahari ke Bumi, yang memantulkan dan mensyiarkan pesan-pesan Allah kepada seluruh makhluk di dunia. Seindah serta tulus cintanya, sang penulis mengharap kepada para ulama, kepada para pensyiar agama untuk tetap bersinar, untuk tetap memantulkan Nur dari Allah setulus-tulusnya, tanpa melihat apapun selain Allah? Terang Cak Nun dengan gaya khas bicaranya.

?

Lalu lagu ini ku akhir. Tujuan Tony Koeswoyo menuliskan lirik ini, yaitu ingin menutup semua penyesalannya, semua pertobatannya dengan mengakhiri semua yang telah dilakukan oleh ?Tony Koeswoyo dengan merubah dan menganti yang buruk menjadi sesuatu hal yang baik terhadap Allah dan terhadap semuanya.

Lagu ini adalah sebuah karya dari ?Tony Koeswoyo sebagai wujud penyesalan, dan sebagai awal dari pertaubatannya. Namun, bagiku ini lagu yang menyentuh semua aspek kehidupanku, dari Bapak, Ibu hingga Rasul dan Allah :) .?

?

?

?

?

?

?


  • Muthmainnah Rati
    Muthmainnah Rati
    1 tahun yang lalu.
    Begitu hebatnya sang penulis lagu meramu kisah hidupnya dalam lirik-lirik yang apik, sederhana namun sarat makna ....
    Terima kasih sudah berbagi, tulisan ini bisa jadi bahan renungan juga untuk kita yang membacanya

  • Imasrismaimas 
    Imasrismaimas 
    1 tahun yang lalu.
    luar biasaaa.
    ternyata maknanya lebih dalam dari yang aku perkirakan..

  •   Kurirperasaan063
     Kurirperasaan063
    1 tahun yang lalu.
    Boom... Boombastissss