Kenapa Hati?

Rezzy Febriawan
Karya Rezzy Febriawan Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 Januari 2016
Kenapa Hati?

Perasaan,? Entah itu rasa cinta, sayang, terharu, kecewa, dan atau berbagai bentuk ungkapan yang terkait dengan perasaan itu kenapa ya dikaitkan sama hati? Dan pada setiap ungkapan non-verbalnya juga salah posisi, bilangnya sakit hati tapi yang dipegang dada, orang-orang begitu selayaknya jadi anak sosial aja, soalnya jelas pemahaman biologinya jelek. Dada itu dalemnya jantung, bukan hati?. Iya kan? (Sumpah gua juga anak sosial).

Pada dasarnya kenapa ya bisa dianalogiin pake hati? Apa karena hati itu adalah organ tubuh yang diperuntukan buat menetralisir racun? Jadi modelnya kalo orang lagi jatuh cinta itu bisa ternetralisir racun kesendiriannya, semacam dapat donor hati yang mengatasi persoalan kesendirian itu. Dan orang yang ?patah hati? itu semacam orang yang gagal ginjal, sekarat, racun-racunnya nggak ada yang netralisir sampai akhirnya dia harus cuci darah (goes prostituted), atau paling nggak menghindari hal-hal yang berpotensi menjadi racun (semisal mendoakan hujan disetiap malam minggu).

Hati,? Apa sih maksudnya menganalogikan semua perasaan dengan hati? Ada juga beberapa penggunaan kata hati dalam sebuah ungkapan combo, ?hati-hati?, kalo itu mungkin biar kita bisa benar-benar terhindar dari racun perjalanan kali ya? Ini masih enak masuknya di otak gua,? Hati, ya hati-hatilah sama hati, seenggaknya cuma itu yang bisa nyelametin hidup lu dari serangan racun (dalam arti sebenarnya) (dan juga dalam arti kiasannya bagi siapapun yang nggak punya otak (you know what I mean)).

Nb : Jangan terlalu serius (apalagi pake hati). :D

Enjoy,
-rzy-

  • view 326