Tentang Menyatakan Perasaan

RYAR ---
Karya RYAR --- Kategori Project
dipublikasikan 01 Mei 2018
Hujan Itu Kamu

Hujan Itu Kamu


Jika kamu adalah hujan, aku tak ingin berteduh.

Kategori Cerita Pendek

1.6 K Hak Cipta Terlindungi
Tentang Menyatakan Perasaan

Menyatakan perasaan adalah salah satu hal yang paling krusial dalam hidup. Sebab, ia sangat menentukan, bagaimana perasaan bisa tertaut atau justru bertepuk sebelah tangan. Kita akan tahu sebuah jawaban setelah menyatakan.

Sedangkan, tak ada orang yang benar-benar baik-baik saja jika tahu bahwa perasaannya tak terbalas. Ada perasaan kecewa yang begitu dalam tersebab harapan yang ia tanam tak menjadi kenyataan. Ada hati yang remuk, setelah tahu jika cintanya tak bertepuk. Maka begitulah, banyak orang yang takut menyatakan perasaannya, karena ditolak itu bikin seseorang seperti kehilangan nyawa. Kehilangan semangat hidup. Dan kehilangan arah ke mana harus melangkah.

Sehingga, banyak orang yang kuat memendam perasaannya lama sekali. Walau rindu kian merimbun, ia tetap teguh menyimpan perasaannya bertahun-tahun. Walau temu begitu ia damba, ia tetap memilih mencintai seseorang dalam diamnya. Sebab, ia tahu bahwa cintanya masih memiliki harapan. Harapan itu yang membuatnya terus bisa bertahan.

Namun sayang, waktu akan terus melesat. Kita takkan selamanya bisa menikmati cinta dalam diam. Waktu akan memaksa kita untuk segera bersuara. Terus memendam akan membuat kita melewatkan kesempatan.

Banyak orang yang akhirnya menyesal karena tahu jika ternyata perasaannya bersambut, namun ia sudah terlambat. Ia dari dulu tak pernah berani menyatakan perasaan, dan akhirnya menyesakkan. Seseorang yang dicintainya kini telah pergi di lain hati, sedangkan ia tahu sebenarnya cinta miliknya bisa saja bersambut jika dulu dia berani menyatakan perasaannya. Tapi semua sudah terlambat. Sementara, apa yang telah terlambat tak bisa diperbaiki. Ia hanya memberi kita satu pilihan; mencari kesempatan yang lain—mencari hati yang lain.

Memang dibutuhkan keberanian yang sangat ketika menyatakan perasaan. Sebab barangkali bagi kita, ditolak karena kita telah menyatakan perasaan jauh lebih menyesakkan ketimbang kita tak bisa membersamainya karena perasaan itu masih kita simpan. Maka hanya orang-orang yang telah mantap hatinya, yang mampu menyatakan perasaannya. Walau tentu, hal itu berisiko menimbulkan luka. Tapi di atas itu semua, jika memang sudah siap menjalin sebuah hubungan, menyatakan perasaan itu lebih baik daripada menyimpannya dalam diam. Karena takkan ada kisah cinta yang indah tanpa adanya momen pernyataan. Cinta hanya akan terpaut bagi kita yang mampu mengatakan dengan baik isi hatinya. Dan, semisal tidak terpaut, setidaknya kita telah mencoba, setidaknya kita telah berani memperjuangkan cinta yang kita punya. Takkan ada yang sia-sia dari sebuah perjuangan, bukan?

  • view 32