Jodoh

RYAR ---
Karya RYAR --- Kategori Inspiratif
dipublikasikan 23 Desember 2017
Jodoh

Tentang siapa yang akan menemani kita suatu saat nanti. Tentang siapa yang membersamai kita sepanjang waktu. Dan, tentang siapa yang bersedia berbagi suka dukanya dengan kita itu, menjadi pertanyaan yang terus menyesaki pikiran, jika kita saat ini masih sendiri. Sebab, dia, yang biasa kita sebut dengan jodoh, masih rahasia. Kita tak pernah tahu, hingga jodoh bertamu.

Sehingga, di sana, barangkali kita akan merasakan keresahan. Terlebih, bagi kita yang telah jatuh hati kepada seseorang. Kita akan terus dirundung khawatir, apakah orang yang kita harap, benar nanti bisa kita dekap? Apakah orang yang saat ini kita rindukan, benar akan dapat kita bawa ke pelaminan? Dan sayangnya, saat ini, tak pernah ada kata iya untuk jawaban pertanyaan tersebut hingga saatnya tiba. Hal itu membuat kita semakin resah.

Sebenarnya, jika memang sudah memiliki kemampuan untuk menikahi, adalah hal yang tepat untuk  menanyakan orang yang kita sukai itu apakah mau hidup bersama kita saat ini. Agar tuntas segala penasaran yang terus menghantui. Jika ia mau, alhamdulillah. Jika tidak, kita bisa segera berpindah.

Namun, jika belum siap, jalan satu-satunya adalah berjuang sendiri dalam sunyi dan mencintai dalam diam. Dan inilah yang berat. Karena pertanyaan “Apakah dia benar jodohku?” akan terus berkelebat. Sedangkan saat ini, kepada orang yang kita sukai itu, kita tak memiliki daya apa-apa untuk mendekat. Kita hanya harus sabar, hingga kita siap dapat mengikatnya nanti dengan cara yang benar.

Kata Akun Instagram Quraners, di salah satu statusnya, “Seseorang yang jatuh cinta kepada makhluk sebelum tiba waktunya sama halnya dengan jatuh dan terjerumus masuk ke dalam jeruji besi. Ia menelan segala perasaan sendirian, menganyam harapan yang tak berkepastian. Padahal jodoh, rezeki, dan kematian adalah perihal yang sudah dituliskan. Tak perlu berlelah-lelah menggalaukan yang sudah Allah tetapkan, tugas kita hanya satu; berdoa dan ikhtiar. Salah satu bentuk ikhtiar adalah memperbanyak dan memperdalam ilmu agar kelak sudah memiliki perbekalan. Nah, yuk memantaskan!”

Jadi, tentang jodoh yang masih rahasia, tak perlu kita khawatiri dalam-dalam. Percayalah, suatu saat jodoh akan datang. Saat ini ketimbang khawatir, lebih baik kita terus memperbaiki diri dan memantaskan diri agar sang jodoh nanti tak menyesal saat kita dampingi.

Allah pun sudah berjanji bahwa lelaki yang baik untuk perempuan yang baik. Dan sebaliknya, yang jelek hanya untuk yang jelek. Seperti yang termaktub dalam surah An-Nur ayat 26.

Sehingga, dalam diam, mari terus memperbaiki diri. Kepada orang yang kau suka, jagalah ia dalam doa. Jangan khawatir, jika ia memang jodohmu, Allah pasti akan menjagakan ia untukmu. Dan semisal dia bukan jodohmu, jika kamu nanti menjadi lebih baik, seorang lain yang baik akan dihadirkan untukmu.

Rinduku padamu begitu dalam

Namun, aku hanya bisa mencintaimu dalam diam

Semoga rindu ini akan lebur menjadi temu

Saat aku bersanding denganmu

 

 

  • view 148