Rumah

RYAR ---
Karya RYAR --- Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 30 Mei 2017
Rumah

Bagiku, kau adalah rumah. Takkan pernah berubah. Bukan tempat untuk sekedar mampir. Tapi, tempat untuk menetap sampai akhir.

Meski kaki ini telah jauh melangkah, bagiku, kau tetaplah rumah. Takkan pernah berubah. Aku akan selalu pulang, meski sudah jauh kubertualang. Karena pulang, selalu mampu mengembalikan semangat yang mulai hilang. Karena pulang, selalu membuatku kembali tenang.

Kau adalah tempatku berteduh. Dari hujan. Dari terik matahari.

Kau adalah tempatku berlindung. Dari badai. Dari bahaya.

Di sisimu, aku merasa aman. Di pelukmu, aku nyaman. Jangan lepaskan, atau aku akan hancur berantakan.

Kau adalah penghibur, saat energiku mulai kabur. Kau adalah penyelamat, saat aku kehilangan semangat.

Tetaplah di sana, jangan pergi. Karena, aku pasti akan pulang lagi. Meski lama kuberkalana, kau tak perlu kemana-mana. Tetaplah di situ, kembaliku padamu hanya butuh waktu. Kau hanya cukup menunggu. Ya, tunggu. Janganlah meragu. Tenang, nanti, aku akan pulang.

Saat pulang, aku yang lelah, menatap senyummu akan membuatku kembali seperti sedia kala. Semangatku akan kembali menyala. Kau memang selalu mampu membuat bebanku hilang tak bersisa. Kau selalu mampu menyadarkanku untuk tidak berputus asa.

Dan, setelah energiku kembali, barangkali aku akan pergi lagi. Menempuh perjalanan yang jauh. Mengumpulkan mutiara-mutiara yang bersembunyi di balik batu. Menghabiskan banyak waktu. Tapi, jangan khawatir, aku takkan lupa untuk pulang. Dan, takkan pernah lupa jalan untuk pulang. Aku akan selalu kembali padamu. Selalu. Karena, perjalanan, sejauh apapun, selama apapun, selalu memiliki tujuan untuk kembali ke rumah. Dan, kau, bagiku adalah rumah. Takkan pernah berubah.

  • view 43