Aku?

Ryandz
Karya Ryandz  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 14 Maret 2016
Aku?

Aku awali ceritaku dari suatu tempat dalam kegelapan yang tak pernah bercahaya, Aku tuliskan keluh kesahku kedalam lembaran-lembaran kisah tak terbaca, ini adalah rasa, dimana tak ada satu orangpun tau siapa Aku yang sebenarnya.

Aku berdiri diantara ilusi yang membuatku menjadi serbuk-serbuk mati diatas mimpi, Aku merangkai banyak hal kecil saat Aku menapaki jalan ini, mencari jati diri, dan memahami.

Aku??

Siapakah Aku?

Aku adalah apa yang Aku lakukan, saat orang lain sibuk melihat kekuranganku, Aku sibuk untuk mewujudkan impianku, dan Aku memiliki beberapa harapan yang ingin Aku katakan :

  • Aku ingin satu bintang diantara ribuan bintang
  • Aku ingin satu warna dari beberapa warna dalam pelangi
  • Aku ingin kunang-kunang dimalam hari
  • Aku ingin satu cahaya dari kegelapan
  • Aku ingin puisi yang tertulis dari api ambisi
  • Aku ingin pahami susunan galaksi
  • Aku ingin pecahkan labirin kehidupan
  • Aku ingin....
  • Dan aku ingin...

Sebenarnya masih banyak keinginanku, dan tak mungkin Aku mengatakan semuanya.

Aku akan menjadi satu mawar berduri yang tetap Kau kagumi, Begitupun dirimu yang terbentuk dari dalam tanah yang tak pernah tersirami namun mampu bertahan dalam diri, Aku ataupun juga Kau, Kita bermula dari sesuatu yang tak pernah Kita harapkan, dan akan beralhir sesuai pola dalam pikiran yang kita rasakan.?

Begitulah Aku, itulah Kau, karena setiap Aku tumbuh secara perlahan, Kau selalu melihatnya, bahkan disaat Aku tiada, dan Kau merasa kehilangan.

?

inilah hari dimana Aku harus mampu melewati lubang raksasa, jika Aku terjatuh, Aku harus tau bagaimana Aku harus mampu bertahan untuk tetap hidup didalamnya, dan jika Aku tak mampu, maka berakhir sudah semuanya. Tapi, Aku selalu percaya pada diriku, pasti ada celah untuk keluar dari sebuah masalah, masih banyak jalan diantara jalan yang buntu, jadi untuk apa Aku menyerah saat menerima kenyataanku? Karena hidup ini memang pahit, sulit dan sakit. Namun, Aku pun memahami, bahwa Tuhan itu ada untuk Aku, dan untuk orang-orang yang percaya dan mengingat-NYA, dengan pola pikir yang baik, dengan hati yang tulus dan ikhlas dalam menerima ataupun melakukan segala sesuatunya, pastilah akan ada kedamaian yang Aku sebut dengan do'a.

Jika seseorang bertanya kepadaku, apakah Aku pernah berpura-pura? Aku akan menjawabnya ; ya, Bahkan sa.pai saat ini Aku masih berpura-pura. Terkadang Aku tersenyum saat hatiku menangis, terkadang Aku tertawa saat diriku terluka, dan lain sebagainya. Sebenarnya hidup dalam kebohongan itu sangat menyakitkan, bahkan saat harus berpura-pura. Tetapi Aku memiliki cara sendiri untuk tetap menjadi diriku, karena Aku tak akan mau melihat seseorang bersedih karenaku, Aku ingin seseorang tersenyum, bahkan bangga karena apa yang Ku lakukan. Inilah Aku, tak perlu dilihat untuk Kau ketahui.

Terbanglah meskipun Kau tak bersayap, rasakanlah bahwa ketinggian itu ada dibawah, Jika gelap adalah jalan, Jadikanlah dirimu sendiri sebagai cahaya untuk menembua lorong-lorong yang panjang, agar Kau temukan apa yang Kau cari, Kau tak harus berlari, Suatu saat ataupun hari ini, tak akan terulang sama dan Kau tak bisa menghalangi, karena takdir yang telah ditentukan oleh-NYA adalah yang terbaik untuk dirimu, dan ceritamu.

  • view 228