Saat kamu merasa rindu padaku disana

Ruang Rasa
Karya Ruang Rasa Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 28 Oktober 2017
Saat kamu merasa rindu padaku disana

Saat kamu merasa rindu padaku disana, maka saat itu pulalah aku juga merasakan rindu padamu, disini. Percayalah seperti itu. Karena aku juga mempercayai hal itu. Setidaknya itu mampu membuatku jadi baik-baik saja disini. Semoga itu juga mampu membuatmu baik-baik saja disana.

(Ruang Rasa; Aha Anwar)

 

Kamu, iya kamu..
Terima kasih sudah ada di pikiranku sampai malam larut gini. Besuk mohon datang lagi, pagi-pagi…

(Aha Anwar)

 

Bersyukurlah kamu pernah ku cintai dan kamu tahu itu karena aku mengungkapkannya padamu. Tahukah kamu berapa banyak orang yang ingin tahu siapa saja orang yang mencintainya? Semua orang ingin tahu itu. Meski bisa jadi saat ia tahu dia tidak suka sama orang itu, tapi setidaknya jika ia tahu, ia akan merasa penuh dan berarti, karena ada orang yang mau mencintai.

(Aha Anwar)

 

Aku yang jatuh cinta padamu, tapi aku selalu menyalahkanmu, bukan menyalahkan diriku sendiri. Sebab kau telah buat ku jatuh hati, tapi tak mau membalas perasaanku ini. Jadinya aku selalu berupaya mengubah pikiranmu, agar kau terima aku jadi kekasihmu. Kamu tak perlu repot mencari yang belum pasti, karena aku adalah cinta yang sudah pasti.

(Ruang Rasa: Aha Anwar)

 

Nasionalisme macam apa yang mencintai bangsanya tapi memusuhi bangsa lainnya? Patriotisme bangsa mana yang lebih tinggi derajatnya dari pada kemanusiaan seluruh bangsa? Bendera mana yang lebih agung dari bendera kemanusiaan seluruh dunia? Penghormatan atas nama apa yang lebih suci dari pada membunuh sesamanya? Semua manusia adalah saudara dalam kemanusiaan. Maka, marilah saling menjaga, saling melindungi, saling menyayangi di bawah bendera kemanusiaan seluruh bangsa di dunia. Tak ada manusia yang pantas dibunuh untuk bertahan hidup.

(Aha Anwar)

  • view 86